Houthi serang MV Tihamah (Foto: Reuters)

Houthi Yaman Serang MV Tihamah, 6 Tewas Termasuk Warga Indonesia

12 August 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Kelompok Houthi Yaman melakukan serangan terhadap kapal kargo MV Tihamah di Laut Merah, yang mengakibatkan 6 orang tewas dan 10 lainnya terluka.
  • Korban tewas termasuk tiga warga Pakistan, satu warga Indonesia, dan dua orang lainnya yang merupakan tim penyelamat.
  • Serangan tersebut dilakukan dengan tiga rudal balistik yang menyebabkan kebakaran di atas kapal.
  • Kelompok Houthi menyatakan bahwa mereka menghantam kapal yang mengangkut peralatan militer Arab Saudi.
  • Serangan ini tampaknya menjadi serangan mematikan pertama yang dilakukan kelompok Houthi terhadap sebuah kapal sejak AS dan Israel mulai menyerang Iran.
  • Kapal MV Tihamah sedang mengangkut bahan makanan dan berlayar dengan bendera Tanzania, namun Kementerian Transportasi Yaman menyebutnya sebagai 'kapal komersial Yaman'.
  • Serangan ini menandai eskalasi taktik pihak Houthi dan memicu ketegangan regional di kawasan Laut Merah.
atau

UPdates—Enam orang tewas dan 10 lainnya terluka dalam serangan oleh kelompok Houthi Yaman terhadap sebuah kapal kargo di Laut Merah. Demikian pernyataan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional.

You may also like : france macronKepala WHO Nyaris Dibunuh Israel di Bandara Yaman

Kementerian transportasi menyatakan kapal tersebut dihantam tiga rudal balistik di sebelah selatan pelabuhan Mocha, yang menyebabkan kebakaran di atas kapal dan menewaskan empat awak.

You might be interested : jet tempur as afpDua Pilot Angkatan Laut AS Ditembak Jatuh di Laut Merah

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Rabu, 12 Agustus 2026, korban tewas adalah tiga warga Pakistan dan satu warga Indonesia.

Penjaga pantai Yaman kemudian menyebutkan bahwa serangan rudal mematikan kedua menyasar tim penyelamat yang berupaya mengevakuasi kapal tersebut.

Kelompok Houthi menyatakan mereka menghantam kapal yang mengangkut peralatan militer Arab Saudi.

Ini tampaknya menjadi serangan mematikan pertama yang dilakukan kelompok tersebut terhadap sebuah kapal sejak AS dan Israel mulai menyerang Iran pada 28 Februari.

Gambar-gambar di media sosial yang diperiksa oleh BBC Verify tampaknya memperlihatkan sebuah kapal kargo yang rusak di Selat Bab al-Mandab, yang terletak di pintu masuk Laut Merah, di lepas pantai Yaman.

Dalam pernyataannya, pemerintah Yaman menyebutkan bahwa kapal tersebut sedang mengangkut bahan makanan dan bahwa serangan terhadap kapal komersial itu menandai eskalasi taktik pihak Houthi.

Dalam pernyataannya, perusahaan manajemen risiko maritim Vanguard menyatakan bahwa Angkatan Laut Yaman dikerahkan untuk membantu kapal tersebut namun justru mendapat serangan tembakan. Akibatnya, tiga orang lainnya mengalami luka-luka.

Foto-foto jarak dekat memperlihatkan kapal tersebut bernama Tihamah, yang menurut platform pelacakan kapal MarineTraffic, saat ini berada di Laut Merah di lepas pantai Warner Point.

Vanguard mengidentifikasi kapal tersebut berlayar dengan bendera Tanzania, sementara situs web pelayaran MarineTraffic menyebutkan kapal itu dimiliki oleh operator asal Mesir.

Dalam pernyataannya, Kementerian Transportasi Yaman menyebut Tihamah sebagai "kapal komersial Yaman", sedangkan laporan sebelumnya di media Iran menyebutnya sebagai kapal yang "berafiliasi dengan Arab Saudi".

Foto-foto kapal tersebut, yang disebarluaskan oleh kantor berita semi-resmi Iran, Mehr, telah diverifikasi sebagai foto baru dan tidak menunjukkan tanda-tanda hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI).

Kelompok Houthi melancarkan serangan terhadap kapal-kapal bulan lalu—seraya mengumumkan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Arab Saudi.

Konflik di kawasan ini telah berlangsung selama lebih dari lima bulan, diwarnai oleh gencatan senjata yang tidak stabil yang sedianya diharapkan berujung pada kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Konflik ini telah memicu ketegangan regional; kelompok Houthi juga menyerang kapal tanker Arab Saudi di Laut Merah serta fasilitas minyak, bersamaan dengan langkah Iran menutup Selat Hormuz—jalur air vital tempat seperlima pasokan minyak dan gas alam cair dunia biasa melintas.

Serangan terbaru ini terjadi setelah gencatan senjata yang telah berlangsung bertahun-tahun dalam perang saudara Yaman—antara kelompok Houthi dan pemerintah yang didukung Arab Saudi serta diakui secara internasional—runtuh bulan lalu.

Kelompok Houthi menguasai sebagian besar wilayah barat laut Yaman dan kerap terlibat bentrokan dengan pemerintah. Pemerintah menjalankan aktivitasnya dari Aden di wilayah selatan karena ibu kota Sanaa dikuasai oleh kelompok Houthi.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

images (9)

Christopher Paolini

"Tanpa rasa takut, tidak akan ada keberanian."
Load More >