
UPdates—Indonesia telah menandatangani perjanjian dengan India untuk membeli sistem rudal BrahMos. Juru bicara Kementerian Pertahanan Rico Ricardo Sirait mengatakan hal itu kepada Reuters pada hari Senin.
You may also like :
400 Juta Orang Hadiri Kumbh Mela, Pertemuan Umat Manusia Terbesar di Dunia
Pada tahun 2023, BrahMos, sebuah perusahaan yang dimiliki bersama oleh pemerintah India dan Rusia, mengatakan kepada Reuters bahwa mereka sedang dalam diskusi lanjutan dengan Indonesia mengenai kesepakatan senilai $200 juta hingga $350 juta.
You might be interested :
Rusia Lancarkan 537 Serangan ke Ukraina, Zelenskyy: Malam Paling Menakutkan
Rico mengatakan kesepakatan itu adalah bagian dari modernisasi perangkat keras militer dan kemampuan pertahanan, terutama di sektor maritim.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari India Today, Senin, 9 Maret 2026, ia menolak untuk mengkonfirmasi nilai total kesepakatan tersebut.
Perusahaan tersebut meraih kesepakatan luar negeri pertamanya, dengan Filipina pada tahun 2022.
BrahMos dan Kementerian Pertahanan India tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait kesepakatan ini.