
UPdates - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi membuka tahapan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 untuk jenjang TK, SD dan SMP dengan skema pendaftaran bertahap sepanjang Mei hingga Juni.
You may also like :
Pekan Depan, Seragam Gratis 33.000 Siswa Baru SD-SMP di Makassar Mulai Dibagi
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman menegaskan komitmen pemerintah dalam menyelenggarakan SPMB yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan bagi seluruh calon peserta didik.
You might be interested :
1.323 Pelajar SMP di Makassar Terancam Tidak Dapat Ijazah, Ini Penyebabnya
“Pendaftaran SPMB dibuka sesuai jadwal. Kami Dinas Pendidikan berkomitmen memastikan proses seleksi berjalan secara terbuka dan objektif,” katanya, dikutip Keidenesia.TV dari laman Pemkot Makassar, Jumat, 8 Mei 2026.
Proses ini dirancang semakin adaptif dan transparan dengan mengoptimalkan layanan digital melalui aplikasi LONTARA+. Kendari demikian, Dinas Pendidikan Kota tetap menyediakan akses utama melalui laman resmi SPMB melalui laman resmi Spmb.makassarkota.go.id, guna menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Achi Soleman, menjelaskan bahwa sistem tahun ini membagi jalur pendaftaran menjadi dua kategori utama, yakni jalur domisili dan non domisili.
Untuk jalur non domisili, terdapat tiga pilihan yang bisa diakses calon peserta didik, yaitu jalur afirmasi, mutasi, serta prestasi akademik.
Khusus jalur afirmasi, pemerintah menghadirkan kebijakan baru terutama untuk jenjang TK dengan memberikan kuota lebih besar bagi anak dari keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas.
“Sementara itu, jalur domisili tetap mengacu pada prinsip kedekatan tempat tinggal dengan sekolah,” sambung dia.
Namun, tahun ini sistem diperkuat dengan penggunaan koordinat presisi berdasarkan data Kartu Keluarga (KK) guna mencegah praktik manipulasi zonasi yang kerap terjadi sebelumnya.
Dalam pelaksanaannya, Pemkot Makassar juga menghadirkan platform digital terintegrasi bernama Lontara+, yang menjadi pusat layanan SPMB 2026.
Sistem ini memungkinkan orang tua memantau seluruh proses pendaftaran secara real-time, mulai dari posisi peringkat hingga hasil seleksi akhir.
“Selain itu, tersedia fitur live chat untuk pengaduan, notifikasi otomatis melalui WhatsApp dan email, serta pengecekan data siswa seperti NISN dan status kepesertaan,” tuturnya.
Tak hanya itu, sistem pendaftaran juga dilengkapi dengan fitur tambahan seperti pencocokan otomatis titik koordinat alamat, input ukuran seragam untuk pembagian gratis, serta unggahan bukti saat proses daftar ulang.
“Ini bukan sekadar soal penerimaan siswa baru, tapi upaya Pemerintah kota membangun kepercayaan publik terhadap layanan pendidikan yang lebih baik,” jelas Achi.
Selain itu, kesiapan dokumen menjadi faktor krusial dalam tahapan pendaftaran. Achi menekankan pentingnya memastikan seluruh berkas yang diunggah telah valid, lengkap, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada sistem pendaftaran resmi pemerintah kota.
“Persiapan dokumen administrasi yang valid menjadi kunci utama. Kami berharap masyarakat tidak menunda dan mulai mencermati persyaratan sejak dini agar tidak mengalami kendala saat proses pendaftaran berlangsung,” jelasnya.
Berikut Jadwal lengkap SPMB Kota Makassar 2026 untuk tingkat TK, SD, dan SMP: