
UPdates—Media pemerintah Iran pada hari Senin merilis sebuah gambar di Telegram yang diduga sebagai pilot jet tempur F15 Amerika yang pesawatnya ditembak jatuh di Kuwait pada Senin pagi.
You may also like :
Israel Ngaku Sudah Bunuh, Komandan Pasukan Quds Iran Muncul di Depan Publik
Video detik-detik jatuhnya pesawat F15 itu menyebar luas dan viral di media sosial.
You might be interested :
Dibebaskan Hamas, 4 Tentara Wanita Israel Acungkan Jempol dan Tersenyum
Seiring meningkatnya ketegangan di kawasan tersebut, media itu juga membagikan visual armada drone Iran yang besar beserta serangan Iran terhadap target AS-Israel di kawasan tersebut.
"Pilot Amerika setelah jet tempurnya jatuh di Kuwait," demikian unggahan Press TV di Telegram sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari New Kerala, Senin, 2 Maret 2026.
Sebelumnya pada hari Senin, merujuk pada sumber lokal, IRNA membagikan klip video yang diklaim menunjukkan jatuhnya jet tempur F-15 Amerika di Kuwait.
"Menurut sumber lokal, sebuah jet tempur F-15 AS ditembak jatuh di langit di atas Kuwait pada Senin pagi," tambah unggahan tersebut.
PressTV juga membagikan video di X yang menampilkan armada drone Iran yang besar diikuti oleh serangan Iran terhadap apa yang disebutnya "target AS-Israel di kawasan tersebut".
Perkembangan ini menyusul laporan Al Jazeera pada hari Senin tentang ledakan baru di Abu Dhabi, Dubai, dan suara dentuman keras di Doha.
Arab News melaporkan bahwa rudal dan drone Iran juga menargetkan Kuwait dan Bahrain. Seorang saksi mata juga mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa asap terlihat mengepul dari dekat kedutaan AS di Kuwait.
Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran pada hari Senin dengan tegas menolak bahwa Iran tidak akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat.
Selain pilot AS, Iran juga mengklaim serangan mereka menewaskan 40 orang di Haifa, Israel. Iranist, mengutip pernyataan dari Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyebut 60 orang juga terluka dalam serangan itu.
Sebelumnya, media Iran dan Israel melaporkan serangan balasan Iran lainnya di wilayah Israel. Keadaan darurat serangan udara skala besar telah diumumkan di Israel.