Penampakan pangkalan udara Pangeran Sultan di Arab Saudi. (foto:Doc.Wikimedia Commons)

Iran Serang Pangkalan Udara Pangeran Sultan di Arab Saudi, 12 tentara AS Jadi Korban

28 March 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Serangan rudal Iran di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi, pada 27 Maret 2026, menyebabkan 12 tentara AS terluka, dengan dua di antaranya dalam kondisi kritis.
  • Para tentara AS yang terluka berada di dalam gedung instalasi pada saat serangan terjadi dan beberapa pesawat pengisian bahan bakar AS juga rusak.
  • Pentagon telah mengkonfirmasi pengiriman unsur-unsur dari markas Divisi Lintas Udara ke-82 dan sebuah tim tempur brigade ke Timur Tengah sebagai respons atas situasi.
  • Unit Ekspedisi Marinir ke-31 dengan hingga 5.000 personel dan beberapa kapal perang juga dikerahkan ke Timur Tengah untuk membantu mengurangi serangan regional Iran.
  • Sebelum serangan ini, 13 anggota militer AS telah tewas dan hampir 300 lainnya terluka dalam Operasi Epic Fury, sebuah operasi gabungan melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari.
  • Sebagian besar korban luka telah kembali bertugas, namun sebelum serangan hari Jumat, 10 tentara AS masih dalam kondisi serius.
  • Unit Ekspedisi Marinir ke-11 juga dipersiapkan sebagai bala bantuan potensial dalam menghadapi situasi di Timur Tengah.
atau

UPdates - Sebanyak 12 tentara Amerika Serikat (AS) dilaporkan terluka, dua di antaranya dalam kondisi kritis, akibat serangan rudal Iran di Pangkalan Udara Pangeran Sultan, Arab Saudi, pada hari Jumat, 27 Maret 2026 waktu setempat.

You may also like : tentara amerika aaAS Evakuasi Pasukan dari Qatar dan Bahrain, Warga Israel Siapkan Koper Antisipasi Serangan ke Iran

Disadur Keidenesia.TV dari laman militarytimes, Sabtu, 28 Maret 2026, para tentara AS tersebut semuanya dilaporkan berada di dalam gedung instalasi pada saat serangan terjadi.

You might be interested : iran pemimpin anadoluAnalis dan Mantan Intelijen Israel: Iran tidak akan Menyerah dalam Sejuta Tahun Kalau Hanya Serangan Udara

Serangan pada hari Jumat tersebut dilaporkan juga merusak beberapa pesawat pengisian bahan bakar AS.

Sebelumnya, Pentagon pada hari Rabu lalu mengkonfirmasi bahwa unsur-unsur dari markas Divisi Lintas Udara ke-82 dan sebuah tim tempur brigade dijadwalkan untuk dikerahkan ke Timur Tengah.

Resimen ke-82, yang bermarkas di Fort Bragg, Carolina Utara, bertindak sebagai pasukan respons cepat Angkatan Darat dan seringkali menjadi salah satu unit pertama yang dikirim untuk menanggapi krisis yang muncul.

Marinir dan pelaut AS dari Unit Ekspedisi Marinir ke-31, yang mencakup hingga 5.000 personel dan beberapa kapal perang, dilaporkan juga menuju Timur Tengah setelah Menteri Pertahanan Pete Hegseth menyetujui permintaan dari CENTCOM untuk membantu mengurangi serangan regional Iran.

Unit Ekspedisi Marinir ke-11, bagian dari Grup Kesiapan Amfibi Boxer, juga dikabarkan akan bertindak sebagai bala bantuan potensial.

13 anggota militer AS tewas dalam pertempuran dan hampir 300 lainnya terluka selama Operasi Epic Fury, sebuah operasi gabungan militer AS dan Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari lalu.

Menurut Komando Pusat AS, sebagian besar korban luka telah kembali bertugas. Sebelum serangan hari Jumat, 10 tentara AS masih dalam kondisi serius.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >