Tentara Israel menggunakan amunisi berusia puluhan tahun untuk menyerang Iran (Foto: Anadolu)

Israel Kehabisan Rudal? Mulai Pakai Amunisi Tua untuk Serang Iran

23 March 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Tentara Israel mulai menggunakan amunisi tua yang tidak presisi untuk menyerang pangkalan militer di Iran, hal ini dilakukan untuk mengurangi biaya dan membebaskan ruang penyimpanan.
  • Penggunaan amunisi tua ini terjadi di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kerugian finansial dan material dari kampanye militer Israel.
  • Pengeluaran militer Israel dalam 20 hari pertama perang mencapai sekitar $6,4 miliar, dengan pengeluaran harian rata-rata sekitar $320 juta.
  • Pemerintah Israel mengalokasikan $825 juta untuk membeli perlengkapan keamanan mendesak di tengah laporan tentang meningkatnya defisit rudal pencegat.
  • Serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari dan telah menewaskan sedikitnya 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
  • Iran membalas serangan tersebut dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.
  • Angkatan darat Israel bersiap untuk meminta pendanaan tambahan di luar total anggaran $12,5 miliar yang dialokasikan untuk perang tersebut.
atau

UPdates—Tentara Israel mulai menggunakan amunisi yang tidak presisi yang disimpan selama sekitar setengah abad untuk menyerang pangkalan militer di Iran.

You may also like : hegseth and rubio reutersDrone Misterius Bikin Panik, Pejabat Tinggi Trump Pindah ke Pangkalan Militer karena Takut Iran Serang Rumah Mereka

Itu diungkap lembaga penyiaran publik Israel pada hari Minggu waktu setempat sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Anadolu, Senin, 23 Maret 2026.

You might be interested : tel aviv xIran "Hancurkan" Israel, Warga Dilarang Bagikan Gambar Kerusakan, IRGC: Tak Ada Lagi Tempat Aman di Israel

Menurut KAN, pergeseran menggunakan amunisi tua ini didorong oleh keinginan untuk mengurangi biaya dan membebaskan ruang penyimpanan.

Kementerian Pertahanan Israel tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Laporan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran atas kerugian finansial dan material dari kampanye militer tersebut.

Pengeluaran militer Israel dalam 20 hari pertama perang mencapai sekitar $6,4 miliar (Rp108,7 triliun), menurut surat kabar Israel Haaretz, dengan pengeluaran harian rata-rata sekitar $320 juta (Rp5,4 triliun).

Pemerintah Israel secara terpisah mengalokasikan $825 juta Rp14 triliun) untuk membeli perlengkapan keamanan mendesak di tengah laporan tentang meningkatnya defisit rudal pencegat.

Angkatan darat juga dilaporkan sedang bersiap untuk meminta pendanaan tambahan di luar total anggaran $12,5 miliar (Rp212 triliun) yang dialokasikan untuk perang tersebut.

Serangan AS-Israel terhadap Iran dimulai pada 28 Februari dan dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel, Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menampung aset militer AS.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >