
UPdates - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menutup total jalur pendakian Gunung Semeru hingga batas waktu yang belum ditentukan demi mengutamakan keselamatan pendaki dan mendukung proses pemadaman.
You may also like :
13 Ribu Hektar Hutan Terbakar, 42 Ribu Orang Dievakuasi di Nevada AS
Jalur pendakian ditutup mulai 26 Agustus 2026 setelah kebakaran terdeteksi di Blok Ranu Kembang yang lokasinya berdekatan dengan Ranu Kumbolo. Kebakaran pertama kali terdeteksi pada Rabu, 26 Agustus 2026 malam.
You might be interested :
TNI Patroli Malam di Zona Merah Gunung Semeru
Penutupan tersebut tertuang dalam Surat Pengumuman BB TNBTS Nomor PG.20/T.8/TU/HMS.01.07/B/08/2026.
Kepala Balai Besar TNBTS, Rudjianta Tjahja Nugraha menjelaskan bahwa penutupan jalur dilakukan untuk mendukung proses pemadaman sekaligus evakuasi serta mencegah pendaki berada di lokasi yang berisiko terdampak kebakaran.
Penutupan jalur pendakian Gunung Semeru akan berlangsung sampai kondisi dinyatakan aman.
Sementara itu, pada Kamis, 27 Agustus 2026, petugas gabungan mengevakuasi sebanyak 170 pendaki dan porter yang sedang mendaki di Ranu Kumbolo. Mereka merupakan rombongan pendaki yang naik pada 25 dan 26 Agustus 2026, sebelum api terdeteksi.