
UPdates—Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengungkap bahwa mereka saat ini sedang menyusun aturan baru agar jamaah umrah berangkat dari Asrama Haji.
You may also like :
Kloter 13 Embarkasi Makassar Berangkat, 5.101 Jemaah Haji Tiba di Tanah Suci
Menurutnya, perubahan ini dilakukan untuk menghidupkan ekosistem haji di Indonesia.
You might be interested :
Kementerian Haji dan Umrah Resmi Terbentuk, Warga Harap Antrean Lebih Singkat
Hal itu disampaikan Dahnil dalam rapat bersama Badan Legislasi DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis kemarin.
"Kami sedang merancang supaya jamaah umrah itu nanti berangkat dari asrama haji. Dan Garuda akan menyediakan semua sarana keberangkatan," kata Dahnil sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Jumat, 13 Februari 2026.
Nantinya kata dia, jamaah bisa check in di asrama haji. Dengan begitu, setiba di bandara bisa langsung boarding. Bagi Dahnil, ini bisa menambah kenyamanan jamaah umrah.
Rencana Kemenhaj ini langsung mendapat reaksi publik. Pegiat media sosial, Feri Zandra lewat akun X-nya, @ferizandra menyebut kebijakan baru ini hanya mempersulit jamaah.
“Ini maksudnya apa, ya? Koq, pelaksanaan ibadah umrah yang mudah, malah mau dibikin ribet,” katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Jumat ini.
“Untuk apa mengatur jama'ah umrah berangkat dari Asrama Haji? Rumah saya di Tangerang Selatan, kalo mau berangkat umrah musti ke Asrama Haji dulu, malah makin jauh dari bandara... lagipula di Asrama Haji mau ngapain?” lanjutnya.
Baginya, ini bisa menambah biaya bagi jamaah dan terkesan seperti proyek. “Apakah ini calon proyek baru dengan tambahan biaya buat jama'ah umrah?” tanyanya.
Pengacara dan pegiat media sosial vokal yang sering menyoroti isu politik, hukum, dan kebijakan publik, Nazlira Alhabsy tak kalah pedas mengeritik.
“Hati-hati makan duit jama’ah Haji, kebanyakan kualatnya dibayar kontan di dunia, pelunasan azabnya di akhirat lain lagi,” katanya di akun X-nya, @Naz_lira mengomentari unggahan Feri Zandra.