
UPdates—Aktor Javier Bardem menyatakan penentangannya terhadap perang di Iran dan menegaskan kembali pendiriannya yang pro-Gaza dan anti-Israel saat membawakan acara di Academy Awards ke-98 pada Minggu malam waktu AS.
You may also like :
Rusia Bantah Percakapan Telepon Putin dan Trump
“Tidak untuk perang, dan bebaskan Palestina,” kata Bardem saat muncul di panggung dan melangkah ke mikrofon.
You might be interested :
Iran dan AS Saling Ancam, Israel Siaga Tinggi
Kata-kata pertamanya tersebut memicu sorak sorai yang cukup besar dari penonton di Dolby Theatre di Hollywood, dan Bardem menyeringai dan menatap penonton selama sekitar delapan detik sebelum kembali ke pokok bahasan.
Ia didampingi oleh rekan presenternya, Priyanka Chopra Jonas, saat melontarkan protesnya pada perang yang sedang berlangsung.
Bardem juga mengenakan kancing hitam besar di jasnya yang bertuliskan “No a la guerra,” yang berarti “tidak ada perang” dalam bahasa Spanyol.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Media Ite, Senin, 16 Maret 2026, bintang Spanyol itu juga mengenakan pin pro-Palestina.
Keputusan Bardem pada hari Minggu tidak mengejutkan siapa pun yang telah mengikuti kariernya dalam beberapa tahun terakhir. Bintang film No Country for Old Men ini telah berulang kali mengecam Israel atas Perang di Gaza.
Bulan lalu, Bardem adalah salah satu dari beberapa bintang yang ikut menandatangani surat yang mengutuk genosida berkelanjutan Israel terhadap Palestina.
Dia membuat komentar yang sama di Penghargaan Emmy tahun lalu, di mana dia mengenakan keffiyeh.
Bardem juga mengecam Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada tahun 2024, dengan mengatakan pada saat itu bahwa apa yang terjadi di Gaza sama sekali tidak dapat diterima, mengerikan, dan tidak manusiawi.
Komentarnya pada hari Minggu muncul dua minggu setelah serangan gabungan AS dan Israel menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dan puluhan pemimpin lainnya.
Bardem juga mengikuti jejak Jimmy Kimmel yang membuat lelucon yang menyinggung Presiden Donald Trump, Ibu Negara Melania Trump, dan CBS.