
UPdates—Salah satu jenderal nuklir terkemuka Rusia, Mayor Jenderal Nikolai Varpakhovich kritis dan saat ini sedang berjuang bertahan hidup setelah dugaan upaya pembunuhan oleh pihak Ukraina di luar kediamannya.
You may also like :
AS Bom Pesta Pernikahan di Iran, 4 Tewas dan 50 Terluka
Mayor Jenderal Nikolai Varpakhovich, 56 tahun, sedang dalam perjalanan keluar dari propertinya ketika pelaku mendekat dengan sepeda motor dan melepaskan tembakan di Saratov, Rusia.
You might be interested :
Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia, Ini Respons Kemlu dan DPR
Sekutu dekat Vladimir Putin—yang dituduh memerintahkan serangan rudal mematikan terhadap rumah sakit anak di Kyiv—tertembak di bagian wajah dan dada.
Media berita Ukraina, Kanal 24 melaporkan bahwa sopirnya berhasil meloloskan diri, lalu kembali ke lokasi kejadian dan memanggil ambulans.
Varpakhovich berada dalam kondisi kritis dan diterbangkan ke Moskow menggunakan penerbangan evakuasi medis.
Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Jumat, 4 September 2026, pelaku penembakan belum ditemukan.
Siapakah Mayor Jenderal Nikolai Varpakhovich?
Varpakhovich disebut-sebut telah memerintahkan serangan udara terhadap rumah sakit anak Okhmatdyt pada 8 Juli 2024.
Penyidik Ukraina menyatakan bahwa ia memerintahkan serangan tersebut, yang melibatkan rudal jelajah Kh-101 yang menewaskan dua orang—termasuk seorang petugas keamanan Reuters—dan melukai puluhan orang lainnya.
Kementerian Kesehatan Ukraina menyatakan bahwa 627 anak sedang menjalani perawatan di rumah sakit tersebut saat serangan terjadi, yang juga melukai 9 pasien.
Uni Eropa juga telah menjatuhkan sanksi terhadap Varpakhovich, mengidentifikasinya sebagai komandan Divisi Penerbangan Pembom Berat Garda ke-22 serta menyoroti keterlibatan divisi tersebut dalam serangan Okhmatdyt.
Divisi ini mengendalikan pesawat pembom berat jarak jauh yang mampu membawa rudal jelajah dan bahkan senjata nuklir.
Armada tersebut berpangkalan di Engels-2, dekat kota Engels di Oblast Saratov, sekitar 700–800 km dari Ukraina.
Varpakhovich adalah sosok terbaru dalam deretan petinggi militer Rusia yang menjadi sasaran serangan individu jauh dari garis depan pertempuran.