
UPdates—Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dilanda gempa magnitudo 6,4 pada Jumat dini hari pukul 01.10 WIB.
Pakar Gempa BMKG, Daryono Prawiro Sekti melalui akun media sosial X-nya @DaryonoBMKG mengatakan, ini merupakan jenis gempa Megathrust.
“Gempa Pacitan tadi pagi jenis gempa Megathrust, yang tergambar dari mekanisme sumbernya yang berupa pergerakan naik (thrusting) dengan kedalaman dangkal,” tulisnya sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Jumat, 6 Februari 2026.
You might be interested :
Penjelasan BMKG soal Gempa Bumi M 3,6 Guncang Kabupaten Luwu
Ia melanjutkan, “Patut disyukuri bahwa gempa Pacitan ini tidak mencapai magnitudo 7,0 karena jika itu terjadi dapat berpotensi tsunami.”
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pacitan Erwin Andriatmoko mengaku menyesalkan sejumlah warga yang berada di sekitar pantai setelah gempa ini terjadi.
Dalam keterangan video di akun Instagram BPBD Pacitan, ia menyebut tindakan warga itu sangat berbahaya. Ia mengatakan bahwa waktu untuk menyelamatkan diri dalam gempa yang disusul tsunami sangat singkat.
Erwin juga mengingatkan warga untuk terus waspada karena status Pacitan. "Mari kita tingkatkan kewaspadaan karena eskalasi gempa meningkat. Eskalasi gempa Pacitan lebih tinggi dibanding dengan wilayah yang lain,” ujarnya.
Akibat gempa Pacitan, beberapa bangunan mengalami kerusakan meski belum ada laporan tentang korban jiwa.
Sedangkan di Bantul, DIY, ada 15 warga yang dilaporkan terluka. Selain itu, ada 13 bangunan yang didata mengalami kerusakan.
