
UPdates—Tiga awak kapal asal Indonesia hilang setelah kapal tunda berbendera Uni Emirat Arab, Musaffah 2, tenggelam di Selat Hormuz pada Jumat, 6 Maret 2026 waktu setempat.
You may also like :
Insiden Penembakan 5 WNI, DPR: Malaysia harus Terbuka, jangan Ada yang Ditutup-tutupi
Musaffah memiliki tujuh awak kapal dari Indonesia, India, dan Filipina, kata Kementerian Luar Negeri yang menambahkan bahwa empat orang selamat dan tiga lainnya, semuanya warga Indonesia, hilang.
You might be interested :
Dunia Kecam Amerika dan Israel, 170 Siswa SD Putri di Iran Jadi Sasaran Serangan
Sebelum tenggelam, kapal tersebut mengalami ledakan yang menyebabkannya terbakar. Pernyataan itu menambahkan bahwa penyelidikan sedang dilakukan oleh pihak berwenang setempat.
Perusahaan keamanan Vanguard mengatakan kapal tunda tersebut dihantam oleh dua rudal saat mencoba memberikan bantuan kepada kapal kontainer berbendera Malta, Safeen Prestige.
Kapal tersebut dihantam rudal pada hari Rabu, kata Vanguard dalam sebuah pernyataan sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari CNA, Minggu, 8 Maret 2026.
Seorang warga negara Indonesia yang selamat saat ini sedang menerima perawatan luka bakar di sebuah rumah sakit di kota Khasab, Oman.
Sedangkan tiga warga negara Indonesia lainnya yang hilang masih dicari oleh pihak berwenang setempat.
Seorang warga negara Indonesia lainnya berada di lokasi kejadian, tetapi sekarang berada di kapal yang berbeda dan saat ini dalam keadaan aman.