
UPdates - Sebuah insiden yang berpotensi berkembang menjadi konflik besar antar kelompok pemuda di Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, berhasil dicegah setelah Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana turun tangan, Rabu malam, 14 Januari 2026.
You may also like :
Perang Kelompok di Tallo Makassar Kian Parah, Bantuan Pengamanan Libatkan Brimob hingga Satpol PP
Insiden tersebut dipicu oleh aksi pelemparan petasan yang dilakukan sekelompok pemuda dari kawasan Jalan Veteran Selatan ke arah lorong permukiman di sisi lain Jalan Rappocini Raya.
You might be interested :
Cagub Sulsel Danny Pomanto Nyoblos di TPS 001 Maricaya Selatan, Kenakan Pakaian Putih
Aksi tersebut memicu ketegangan lantaran petasan hampir mengenai warga yang sedang berkumpul di depan lorong, termasuk ibu-ibu.
Dalam waktu singkat, situasi memanas. Kedua kelompok pemuda mulai berkumpul, saling adu mulut, dan melontarkan ancaman. Kondisi semakin kompleks saat sejumlah orang tua pemuda datang ke lokasi karena khawatir akan keselamatan anak-anak mereka.
Beruntung, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana yang melintas melihat langsung kejadian tersebut dan segera berhenti untuk menenangkan situasi.
Tidak lama berselang, personel Tim Jatanras Polrestabes Makassar, Kapolsek Mamajang Kompol Mustari Alam, Camat Mamajang Andi Irdan, serta Ketua RW 03 RT 01 Kelurahan Maricaya Baru turut hadir untuk membantu pengamanan dan mediasi.
“Tadi pas lewat ada petasan, sempat ribut, tapi ini bisa kita cegah. Kami imbau warga untuk kembali masuk ke rumah masing-masing agar situasi kondusif,” ujar Kombes Pol Arya Perdana di lokasi kejadian, dilansir Keidenesia.TV dari Humas polrestabes Makassar, Kamis, 15 Januari 2026.
Kapolrestabes menyebut bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan konflik yang berkelanjutan dan tidak ada korban dalam insiden tersebut.
“Tidak ada rentetan kejadian sebelumnya. Ini murni karena petasan. Saat itu ada juga ibu-ibu yang sedang berkumpul, namun tidak ada korban,” jelasnya.