
UPdates—Sebuah varian Covid-19 asal Amerika sedang meningkat penyebarannya di Inggris, seiring dengan bertambahnya jumlah orang yang dirawat di rumah sakit.
You may also like :
Taiwan Laporkan 14 Kematian akibat COVID-19 dalam Sepekan
Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengungkapkan bahwa tingkat hasil tes positif di rumah sakit meningkat dari 5,9% menjadi 7% bulan lalu.
You might be interested :
Eks Pejabat CIA Sebut Cerita Trump Soal Serangan Teror di Inggris Memalukan
Selain itu, jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit meningkat hampir 50%, dengan wilayah London mencatat kenaikan tertinggi sebesar 79%.
Lebih dari separuh hasil tes positif tersebut merupakan varian dari galur Stratus, yang dijuluki sebagai “Covid Amerika”.
Masyarakat yang memiliki risiko tinggi terhadap virus ini diimbau untuk segera mendapatkan vaksinasi.
Kelompok ini mencakup lansia berusia 75 tahun ke atas, penghuni panti jompo, serta individu dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (imunosupresi).
"Meskipun aktivitas Covid-19 menunjukkan sedikit peningkatan belakangan ini, jumlah kasus di Inggris secara keseluruhan masih tergolong rendah," kata Alex Allen, konsultan ahli epidemiologi di UKHSA sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, 4 Oktober 2026.
"UKHSA terus memantau seluruh data terkait varian Covid-19, baik di Inggris maupun di luar negeri, dan kami senantiasa memublikasikan temuan kami dalam laporan pengawasan rutin," lanjutnya.
Sebuah pengobatan universal untuk mengatasi pilek biasa, flu, dan Covid sedang dikembangkan di Amerika Serikat.
Para ahli menyatakan bahwa semprotan hidung sederhana dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus pernapasan, bakteri, dan pemicu alergi.
Meskipun penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science ini dilakukan pada tikus, para peneliti menyebutkan bahwa hasilnya menjanjikan untuk diterapkan pada manusia.
Selain virus corona, produk yang dikembangkan oleh para ahli Stanford Medicine ini juga terbukti efektif melawan infeksi kulit akibat bakteri Staphylococcus (staph).