
UPdates—Kejadian aneh terjadi di salah satu rumah di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat yang menggegerkan warga. Awalnya terjadi dentuman, kemudian tercium bau gas dan muncul hawa panas hingga 50 derajat.
You may also like :
BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, BPBD Sulsel Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Pemilik rumah Sadad (46) mengatakan sebelum mencium bau gas dan lantai rumah mengeluarkan hawa panas, ia sempat mendengar beberapa kali suara dentuman kecil.
You might be interested :
Nekat Minum Alkohol 96 Persen Dicampur Sprite, 8 Warga Desa Tewas
Menurutnya, hawa panas menyengat ke bagian tubuh, terutama pada wajah, saat berada di teras rumah.
Warga Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang itu sempat curiga hal tersebut akibat tabung gas, namun ternyata tidak ditemukan masalah seperti perkiraannya.
Ia juga sempat memeriksa jaringan listrik bersama petugas PLN. Namun, juga tidak ada kesalahan pada sambungan listrik di dalam atau di bagian langit-langit rumah.
Bau gas itu terus menyengat dan hawa panas semakin tinggi. Karena khawatir, Sadad pun memutuskan mengungsikan seluruh anggota keluarganya.
"Saya coba mengukur tingkat kepanasan lantai teras rumah yang mencapai 50 derajat, sehingga saya memilih mengungsikan anggota keluarga ke rumah saudara, terlebih bau gas semakin menyengat. Ini sudah terjadi sejak tiga hari terakhir," katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Antara, Rabu, 19 November 2025.
Sadad berharap penelitian dapat dilakukan guna memastikan fenomena yang membuat resah warga sekitar. Terutama warga yang rumahnya berdekatan, dan tidak merasakan bau gas atau lantai rumah yang panas.
"Harapan saya dapat segera dipastikan penyebabnya agar kami tidak lagi mengungsi, karena setiap pulang ke rumah hawa panas semakin tinggi dan bau gas semakin menyengat, ditambah warga sekitar juga resah," ujarnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat sejauh ini sudah mendatangi rumah Sadad.
Mereka mengaku sedang menunggu hasil pemeriksaan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) guna memastikan penyebab bau gas dan hawa panas itu.
"Pemilik beserta keluarganya sudah mengungsi ke rumah saudaranya, guna menghindari hal yang tidak diinginkan sambil menunggu kepastian dari PVMBG yang sudah kita layangkan surat guna dilakukan pemeriksaan," kata Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur.
Surat yang dilayangkan ke Kementerian ESDM melalui PVMBG bertujuan agar segera dilakukan pemeriksaan lebih lanjut terkait fenomena yang muncul di rumah warga.
Asep Sudrajat menyebut ini fenomena unik karena hanya satu rumah yang mengeluarkan bau gas dan lantai mengeluarkan hawa panas.
"Harapan kami dapat segera dilakukan pemeriksaan, sehingga berbagai langkah akan dilakukan setelah hasilnya keluar. Saat ini kami belum bisa memastikan penyebabnya," kata Asep Sudrajat.