UPdates—Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, digeledah kejaksaan Agung. Penggeledahan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot pejabat-pejabat BGN.
You may also like :
Istana Umumkan 5.320 Siswa Keracunan MBG, Hari Ini Ada Lagi 365 Orang di Bandung Barat
Penggeledahan tersebut dilakukan oleh tim penyidik Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus).
You might be interested :
Mensesneg Ungkap Alasan Prabowo Copot Dadan dan Dua Wakilnya sebagai Pimpinan Badan Gizi Nasional
Kegiatan penggeledahan tersebut dilakukan untuk memperkuat pembuktian dalam perkara yang saat ini tengah ditangani penyidik Kejagung.
Mesi begtu, Kejagung belum mengungkap secara rinci kasus korupsi yang menjadi dasar penggeledahan tersebut.
Saat penggeledahan berlangsung para pegawai terlihat tidak diperbolehkan masuk ke dalam gedung dan hanya menunggu di luar area kantor.
Sejumlah karyawan tampak berada di halaman depan dan lobi gedung selama proses penggeledahan berlangsung.
“Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung benar melakukan penggeledahan di kantor BGN,” kata Plh Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Mochamad Jeffry kepada awak media sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Rabu, 3 Juni 2026.
Informasi yang beredar di Kejagung, mantan Kepala BGN, Dadan Hindayana dan dua mantan Wakil Kepala BGN, Letjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya sudah berada di Gedung Bundar sejak dini hari.
Akan tetapi, Kejagung belum memberikan penjelasan resmi mengenai hal ini dan baru akan melakukan jumpa pers sore nanti.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sanjaya.
Sebagai penggantinya, Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang diangkat sebagai Kepala BGN yang baru. Selain itu, Prabowo juga menunjuk Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.