Indah, korban penipuan pernikahan dengan identitas palsu melapor ke Polresta Malang Kota (Foto: M Sholeh/Tugu Jatim)

Kenal di Februari, Nikah April: Gadis Malang Syok di Malam Pertama, Ini 10 Fakta Suami Ternyata bukan Pria

9 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Seorang gadis bernama Intan Anggraeni melaporkan 'suaminya' setelah mengetahui bahwa 'suaminya' tersebut adalah seorang wanita pada malam pertama mereka. Hal ini terjadi setelah Intan menikah dengan 'suaminya' yang bernama Erfastino Reynaldi Malawat pada 3 April 2026.
  • Intan dan 'suaminya' berkenalan pada awal Februari 2026 di sebuah kafe di Kota Batu, dan mereka berpacaran pada 14 Februari 2026. Selama masa pacaran, 'suaminya' menjanjikan kehidupan mewah dan memberikan iming-iming akan diberikan rumah dan mobil Lamborghini.
  • Pernikahan mereka dilakukan secara siri tanpa kehadiran keluarga dari pihak 'suami', dengan alasan bahwa ada anggota keluarga yang meninggal dunia. Namun, Intan kemudian mengetahui bahwa 'suaminya' menggunakan alat kelamin buatan pada malam pertama mereka.
  • Intan merasa tertipu dan takut, kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya dan melaporkan 'suaminya' ke Polresta Malang Kota. Keluarga korban juga mencurigai adanya indikasi tindak pidana lain, seperti pemalsuan dokumen dan perdagangan manusia.
  • Sebelum menikah, korban diminta membuat paspor dengan dalih akan diajak ke luar negeri, yaitu Kamboja. Hal ini memperkuat kecurigaan bahwa ada indikasi tindak pidana perdagangan manusia.
  • Setelah identitas 'suaminya' terungkap, Intan diteror dan diancam diculik oleh 'suaminya'. Intan dan keluarganya berharap polisi mengusut tuntas perkara ini dan mengungkap kemungkinan adanya modus kejahatan lain di balik peristiwa tersebut.
  • Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membenarkan adanya laporan kasus ini dan menyatakan bahwa kasus sedang diusut lebih lanjut.
atau

UPdates—Sedang heboh di media sosial seorang perempuan bernama Intan Anggraeni (28), melaporkan “suaminya” setelah pada malam pertama terungkap bahwa sosok yang menikahinya dengan janji manis ternyata seorang wanita.

You may also like : boraks pemusnahanHati-hati, Ramai Temuan Makanan Mengandung Boraks

Kasus pernikahan berujung dugaan penipuan dan pemalsuan dokumen itu terjadi di Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat, 3 April lalu.

Korban dan pelaku yang mengaku bernama Erfastino Reynaldi Malawat (Rey) berkenalan pada awal Februari 2026 di sebuah kafe di kawasan Kota Batu tempat Indah bekerja.

Sejak itu, mereka berhubungan akrab dan akhirnya berpacaran pada 14 Februari.

Pelaku yang mengaku berasal dari Jakarta dan bekerja sebagai konsultan selama masa pacaran menjanjikan kehidupan mewah, termasuk iming iming akan diberikan rumah dan mobil Lamborghini.

Terbuai janji manis Rey, tak sampai dua bulan, mereka memutuskan menikah pada 3 April 2026.

Pernikahan mereka dilakukan secara siri tanpa kehadiran keluarga dari pihak Rey. Ia beralasan bahwa pernikahan dilakukan secara sederhana karena ada anggota keluarganya yang meninggal dunia.

Namun, impian gadis itu tak seindah kenyataan. Pada malam pertama setelah pernikahan, Intan mengetahui bahwa pasangannya menggunakan alat kelamin buatan.

Kenyataan itu membuat Intan syok hingga menangis. Saat itu juga ia langsung melaporkan kejadian tersebut kepada keluarganya.

“Saya tahu saat malam pertama, ternyata dia perempuan. Ya saya langsung nangis dan cerita ke orang tua. Akhirnya keluarga langsung mengusirnya,” ungkap Indah sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Tugu Jatim, Kamis, 9 April 2026.

Indah mengaku sama sekali tidak pernah curiga pada Rey. “Saya kenal dia sebagai sosok laki laki, dari penampilan sampai cara bicara tidak ada kecurigaan sama sekali,” kenang Intan.

Tak terima dengan penipuan ini, Intan melapor ke Polresta Malang Kota. Perwakilan keluarga korban, Eko NS, menyebut laporan telah dilayangkan ke polisi dengan dugaan utama pemalsuan dokumen yang digunakan untuk menikah. Pihak keluarga juga mencurigai adanya indikasi tindak pidana lain.

Kecurigaan menguat karena sebelum menikah, korban diminta membuat paspor dengan dalih akan diajak ke luar negeri.

Menurut Eko NS, korban diajak ke Kamboja. Eko NS mengaitkan hal itu dengan tindak pidana perdagangan manusia yang belakangan marak di negara tersebut.

Setelah identitasnya terungkap, Intan mengaku kerap diintimidasi pelaku melalui ponsel. Seperti ancaman dilaporkan polisi hingga penjemputan paksa. Bahkan pihak keluarga sempat melihat mobil mencurigakan di dekat rumahnya.

“Ancamannya, mau dilaporkan polisi, lalu juga bilang sudah suruh orang buat ambil aku,” beber Indah.

Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo membenarkan adanya laporan kasus ini.

“Laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kami dalami lebih lanjut,” ujarnya.

Keluarga korban berharap polisi mengusut tuntas perkara ini, termasuk kemungkinan adanya modus kejahatan lain di balik peristiwa tersebut.

10 Fakta Suami Ternyata bukan Pria yang Sedang Heboh

  1. Kenalan di kafe tempat korban bekerja pada awal Februari
  2. Pacaran pada 14 Februari dan nikah pada 3 April 2026
  3. Korban diminta membuat paspor dengan dalih akan diajak ke luar negeri (Kamboja)
  4. Rey mengaku berasal dari Jakarta dan bekerja sebagai konsultan.
  5. Selama pacaran, pelaku menjanjikan kehidupan mentereng, termasuk dibelikan mobil mewah.
  6. Rey berperilaku dan bersuara seperti pria.
  7. Pernikahan dilakukan secara siri tanpa kehadiran keluarga Rey
  8. Malam pertama Rey menggunakan alat kelamin palsu
  9. Setelah identitas terungkap, korban diteror dan diancam diculik.
  10. Merasa tertipu dan takut, korban didampingi keluarga melapor ke Polresta Malang Kota
Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >