
UPdates—Presiden AS, Donald Trump kesal dikritik Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky terkait kesepakatan diesel AS dengan Rusia.
You may also like :
Trump Marah-Marah tak Jadi Pemenang Hadiah Nobel Perdamaian
Ia menyatakan bahwa menurutnya sudah saatnya Ukraina memiliki presiden baru.
You might be interested :
Serangan Mematikan di Bandara Riyadh, 12 Tewas dan 309 Terluka
Zelensky sebelumnya memperingatkan bahwa kesepakatan baru untuk memasukkan jutaan ton diesel Rusia ke AS akan memberikan dana bagi Moskow untuk melanjutkan perang melawan negaranya, seraya menyebut hal itu sebagai hadiah bagi Presiden Rusia Vladimir Putin.
Trump mengatakan kepada para wartawan di luar Gedung Putih pada hari Sabtu bahwa Zelensky ingin menciptakan masalah bagi dunia dengan terus mengizinkan serangan terhadap kilang minyak Rusia.
"Dia sebaiknya benar-benar berhenti," kata Trump sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC, Minggu, 11 Oktober 2026.
Ia lantas menyarankan agar Ukraina mendapatkan pemimpin baru yang bisa membuat kesepakatan.
Sejak Rusia menginvasi Ukraina pada tahun 2022, negara tersebut berada dalam status darurat militer, yang berarti pemilihan umum ditangguhkan.
Pasokan bahan bakar global, termasuk diesel, sangat terbatas akibat perang melawan Iran yang dilancarkan oleh AS dan Israel, yang menyebabkan tertutupnya Selat Hormuz—jalur yang biasanya dilalui oleh sekitar seperlima produk minyak dunia.
Rusia—sebagai produsen utama—dan Ukraina baru-baru ini meningkatkan serangan terhadap infrastruktur energi dan fasilitas transportasi satu sama lain, sehingga semakin menekan pasar energi.
"Kami bilang, 'kamu boleh melakukan apa saja terhadap Rusia, tapi jangan serang kilang minyaknya', karena hal itu menimbulkan masalah bagi dunia," ujar Trump.
"Dia sebenarnya bisa saja membuat banyak kesepakatan, namun entah mengapa, dia tidak pernah melakukannya," lanjut Trump.
Utusan Putin, Kirill Dmitriev, menyebut intervensi Trump sebagai hal yang "ikonik dan bersejarah", seraya mengatakan bahwa Ukraina membutuhkan kepemimpinan yang benar-benar berfokus pada perdamaian.