
UPdates - Dewan Agama Islam Singapura (MUIS) telah menginstruksikan masjid-masjid di seluruh Singapura untuk mempersingkat khutbah salat Jumat, terhitung sejak Jumat, 21 Agustus 2026.
You may also like :
Trump Saksi Perdamaian Thailand dan Kamboja, Negara ASEAN Minta Akhiri Perang Gaza
Disadur Keidenesia.TV dari The Star, Senin, 24 Agustus 2026, MUIS mengungkapkan bahwa perubahan tersebut bersifat sementara dan merupakan penyesuaian yang diperlukan terhadap kondisi cuaca yang semakin panas dan berkabut yang dihadapi Singapura.
You might be interested :
Aniaya dan Lecehkan 4 Wanita di Pesawat Singapore Airlines, Pria Tua Diseret ke Pengadilan
"Mulai minggu ini, sesi khotbah hari Jumat akan dipersingkat untuk membantu menjaga kenyamanan jemaat kita selama kondisi cuaca yang menantang ini."
"Biasanya, khotbah pertama sekitar enam hingga tujuh halaman. Dengan perubahan sementara ini, khotbah akan menjadi kurang dari empat halaman," demikian pernyataan MUIS tersebut.
MUIS menyatakan bahwa perubahan tersebut akan tetap berlaku hingga pemberitahuan lebih lanjut.
"Semoga ini dapat sedikit memudahkan semua orang untuk berkumpul, beribadah, dan tetap merasa nyaman selama kondisi cuaca yang menantang ini," tambahnya.
Selain Malaysia, Singapura juga menjadi salah satu negara terimbas kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Sebelumnya, asap karhutla di Kalimantan, Indonesia juga berdampak terhadap sejumlah wilayah di Malaysia.
Di negara bagian Serawak, pemerintah setempat telah memerintahkan penutupan hampir 600 sekolah di 10 distrik akibat kabut asap akibat karhutla di Kalimantan.
Dalam pernyataannya, Departemen Pendidikan Sarawak mengungkapkan bahwa penutupan 591 sekolah yang efektif berlaku pada Kamis, 20 Agustus 2026 itu mencakup sekolah dasar dan menengah di Kota Kuching, Padawan, Bau, Lundu, Samarahan, Simunjan, Serian, Sri Aman, Lubok Antu dan Betong.
Ini merupakan kali kedua dalam bulan ini sekolah-sekolah di Sarawak diperintahkan tutup akibat kabut asap. Kabut asap menerjang sejumlah wilayah di Malaysia menyusul kebakaran hutan dan lahan di Indonesia