Ilustrasi. (foto:Generated AI)

Kisah Islami: Penggembala Jujur yang Digoda Ibnu Umar

23 February 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates - Suatu hari Abdullah bin Umar bersama sahabat-sahabatnya pergi ke pinggiran kota Madinah. Saat istirahat dan makan, mereka bertemu dengan seorang penggembala yang sedang lewat.

You may also like : saveclip.app 669588225 122171976500723345 464735273718723051 nSiswa Demo Kondisi Sekolah, Trump Bilang Islam Sedang Ambil Alih Prancis

Demikian disampaikan Abdul Aziz yang ia peroleh dari Nafi' sebagaimana dicatat oleh Imam Ibnul Jauzi dalam kitab ‘Uyunul Hikayat [Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah, 1971], halaman 98.

You might be interested : pexels faisal nurmansyah 2159210660 36092074Kisah Islami: Suami Bersyukur dan Istri Bersabar yang Masuk Surga

Saat bertemu dengan penggembala itu, Ibnu Umar kemudian mengajaknya untuk ikut berkumpul dan makan bersama.

"Kemarilah, ayo makan bersama kami," ajak Ibnu Umar kepada penggembala yang sedang melintas itu.

"Terima kasih, saya sedang berpuasa," jawabnya singkat.

Ibnu Umar merasa kagum karena di tengah terik matahari, penggembala itu tetap menjalankan ibadah puasa.

"Di hari yang sangat panas seperti ini, di tengah perbukitan sambil menggembala kambing, engkau tetap berpuasa?" ucap Ibnu Umar.

"Waktu berlalu begitu cepat, saya tidak ingin menyia-nyiakannya," jawab penggembala itu

Ibnu Umar kemudian mengajukan penawaran kepada penggembala agar mau menjual salah satu kambingnya.

"Nanti sebagian dagingnya kami bagikan kepadamu untuk kamu gunakan sebagai bekal berbuka puasa," tawar Ibnu Umar.

"Kambing-kambing ini bukan punyaku tapi punya majikanku," jawab penggembala menolak tawaran Ibnu Umar.

"Gampang, nanti kamu bilang saja pada majikanmu bahwa salah satu kambingnya dimakan serigala," kata Ibnu Umar menggoda penggembala itu.

"Lalu di manakah Allah?" jawab penggembala meyakinkan bahwa Allah selalu mengawasi hamba-Nya. Tidak lama kemudian penggembala itu berlalu meninggalkan Ibnu Umar.

Setelah kembali ke Madinah, Umar menemui majikan penggembala yang diketahui sebagai hamba sahaya itu. Ibnu Umar kemudian membeli kambing-kambingnya.

Tidak hanya itu, Ibnu Umar juga kemudian memerdekakan penggembala tersebut dan memberikan kepadanya kambing-kambing yang baru saja dibeli.

Demikianlah berkah kejujuran, berkat kejujurannya, ia mendapatkan banyak kambing dan menjadi manusia merdeka.andai saja si penggembala itu mau menjual kambing saat pertama kali bertemu Ibnu Umar, dia akan tetap menjadi budak dan hanya akan mendapat uang seharga 1 kambing dan juga sepotong daging. Wallahu a'lam.

*Artikel ini telah terbit dan dirilis Keidenesia.TV dari laman Kemenag

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >