Ilustrasi. (foto:Freepik)

Komisi XIII DPR RI Soroti Dugaan Aparat Bekingi Narkoba di Lapas Kelas I Medan

31 January 2026
Font +
Font -

UPdates - Panja Pemasyarakat Komisi XIII DPR RI secara terbuka menyoroti dugaan penyalahgunaan kewenangan oleh oknum aparat lapas dan rutan, termasuk dugaan membekingi peredaran narkoba dan kejahatan penipuan online dari dalam lapas.

You may also like : mafirion pkb dprDPR: Pembredelan Lagu "Bayar Bayar Bayar" tidak Bisa Dibenarkan

Ketua Panja Pemasyarakatan DPR RI, Sugiat Santoso, menegaskan persoalan ini harus disampaikan apa adanya.

“Kita terbuka saja, jangan ditutup-tutupi. Ada penyalahgunaan kewenangan, seperti mem-backup peredaran narkoba di lapas dan rutan, membackup kejahatan penipuan online, dan lain sebagainya,” tegasnya dalam Kunjungan Kerja Spesifik Komisi XIII di Lapas Kelas I Medan, Sumatra Utara, Kamis, 29 Januari 2026.

Menurut Politisi Fraksi Partai Gerindra ini, lemahnya disiplin aparat menjadi salah satu akar masalah.

“Yang paling penting itu bagaimana pembinaan aparat lapas dan rutan bisa lebih disiplin, lebih baik, supaya persoalan seperti ini tidak terulang lagi,” ujarnya.

Selain itu, Komisi XIII, tambahnya, juga mendalami pola pembinaan sumber daya manusia (SDM) di lapas dan rutan, termasuk adanya informasi aparat yang telah melakukan pelanggaran namun justru mendapatkan promosi jabatan.

“Tadi kami dapat informasi, nanti tentu akan kami dalami, ada aparat yang sudah melakukan kesalahan tapi malah naik pangkat atau naik jabatan. Ini kan sebetulnya tidak boleh,” kata Sugiat, dilansir Keidenesia.TV dari laman resmi DPR RI.

Ia menegaskan, temuan tersebut akan menjadi bahan rekomendasi DPR kepada kementerian terkait. “Nanti ini akan kami susun rekomendasinya dan kami sampaikan ke Kementerian,” ujarnya.

Menurut Sugiat, pembenahan SDM menjadi kunci utama perbaikan tata kelola pemasyarakatan.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

ga warren buffett 20210203 0001

Warren Buffett

"Kejujuran adalah hadiah yang sangat mahal. Jangan berharap dari orang-orang murahan."
Load More >