
UPdates—Jenazah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Deden Maulana yang jadi salah satu korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep sudah tiba di Jakarta.
You may also like :
Florencia Lolita Wibisono Teridentifikasi, Korban Kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang Dikabarkan Akan Menikah
Jenazah Deden Maulana disemayamkan di auditorium Politeknik Ahli Usaha Perikanan (Politeknik AUP), Jakarta Selatan.
You might be interested :
Sudah 9 Korban Pesawat ATR 42-500 yang Ditemukan, 6 tidak Utuh
Deden Maulana dibawa Politeknik AUP Kamis, 22 Januari 2026 di mana rekan-rekannya di KKP memberikan penghormatan terakhir.
Sebelumnya jenazah Deden Maulana disalatkan di Masjid Nurul Falah yang ada di sekitar Politeknik AUP.
Setelah semua proses selesai di Politeknik AUP, jenazah Deden Maulana diberangkatkan ke Garut, Jawa Barat untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi jenazah Deden Maulana dan langsung menyerahkannya ke pihak keluarga.
Kabid Dokkes Polda Sulsel, Kombes Polda, Muhammad Haris menerangkan laki-laki berusia 43 tahun itu terindentifikasi dengan beberapa faktor.
"Teridentifikasi melalui sidik jari, properti, dan ciri medis," ungkap Haris kepada awak media sebagaimana dilansir Keidenesia.tv pada Kamis, 22 Januari 2026.
Hingga saat ini tim DVI sudah berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Korban pertama yang teridentifikasi adalah awak kabin pesawat ATR 42-500, Florencia Lolita Wibisono.