Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol (Foto: Anadolu)

Korsel Perketat Keamanan Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon

3 April 2025
Font +
Font -

UPdates—Polisi Korea Selatan memperketat keamanan menjelang putusan Mahkamah Konstitusi terkait pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol yang direncanakan pada hari Jumat besok.

You may also like : korsel rusak bom ap yonhapJet Tempur Korsel tak Sengaja Jatuhkan 8 Bom di Kompleks Sipil, 15 Warga Terluka

Polisi telah menempatkan pasukan mereka pada tingkat kewaspadaan tertinggi kedua pada hari Kamis dengan mengerahkan sekitar 14.000 personel di ibu kota Seoul, Yonhap News melaporkan.

You might be interested : skorea us military exerciseMakan Banyak untuk Hindari Wajib Militer, Pria di Korea Selatan Dipenjara 1 Tahun

Pengadilan yang beranggotakan delapan hakim akan memutuskan apakah akan mengembalikan atau menyingkirkan Yoon, yang dimakzulkan oleh Majelis Nasional pada 14 Desember karena upaya pemberlakuan darurat militernya yang gagal, yang menjerumuskan negara itu ke dalam krisis politik terburuk dalam sejarah terkini.

Jika dikembalikan, Yoon akan segera melanjutkan tugasnya. Sementara jika disingkirkan, negara itu akan menyelenggarakan pemilihan presiden dadakan dalam 60 hari ke depan.

Secara hukum, persetujuan minimal enam hakim diperlukan untuk menegakkan pemakzulan.

Mahkamah Konstitusi akhir bulan lalu menolak pemakzulan Perdana Menteri Han Duck-soo, dan mengembalikannya ke tugasnya.

Peringatan "Eulho" menempatkan setengah dari semua pasukan polisi yang tersedia dalam keadaan siaga darurat. Sedangkan peringatan tertinggi, "Gapho," akan dikeluarkan pada hari Jumat untuk menugaskan seluruh pasukan ke situasi tersebut.

Polisi telah menyelesaikan operasi "zona vakum" di dekat Mahkamah Konstitusi dengan menutup area tersebut dengan bus polisi.

Militer Korea Selatan juga akan meningkatkan langkah-langkah pengawasannya terhadap Korea Utara menjelang putusan tersebut, menurut Kepala Staf Gabungan.

Sebagaimana dilansir dari Anadolu, Kamis, 3 April 2025, putusan akan dibacakan dari pengadilan dan siaran langsung akan diizinkan, beserta kehadiran publik.

Yoon, menurut tim hukumnya, tidak akan menghadiri sidang Mahkamah Konstitusi ini.

Yoon ditangkap pada bulan Januari dan didakwa atas tuduhan pemberontakan kriminal, tetapi dibebaskan dari penjara bulan lalu setelah pengadilan distrik Seoul membatalkan penangkapannya dan mengizinkannya untuk diadili tanpa ditahan secara fisik.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

gettyimages 635752305 e1610538598206 copy 48e2

Helen Keller

“Anda tidak akan pernah belajar sabar dan berani jika di dunia ini hanya ada kebahagiaan.”
Load More >