Meksiko dan Afrika Selatan jadi partai pembuka Piala Dunia 2026 di Mexico City Stadium (Foto: FIFA)

Laga Pembuka Piala Dunia Meksiko vs Afrika Selatan: Tak Berani Sesumbar

11 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Meksiko akan menghadapi Afrika Selatan dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 di Mexico City Stadium pada 12 Juni 2026.
  • Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, memuji perpaduan unik antara gaya Afrika dan disiplin taktik Eropa yang dimiliki Afrika Selatan.
  • Aguirre yakin bahwa Afrika Selatan akan memberikan tantangan yang lebih besar daripada Korea Selatan dan Republik Ceko di Grup A.
  • Meksiko berada di peringkat ke-14 dalam rangking FIFA, sementara Afrika Selatan berada di peringkat ke-60.
  • Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, yakin timnya mampu menciptakan kejutan dan berfokus pada rencana permainan di laga pembuka.
  • Meksiko memasuki turnamen dengan membawa harapan dari para pendukung tuan rumah yang antusias dan berpotensi memperebutkan hadiah terbesar di dunia sepak bola.
  • Aguirre tidak merasa gugup menjelang turnamen dan bersemangat untuk memimpin negaranya di panggung sepak bola terbesar.
atau

UPdates—Tuan rumah bersama, Meksiko akan menghadapi Afrika Selatan dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 di Mexico City Stadium, Jumat, 12 Juni 2026, dini hari.

Ini akan menjadi pertemuan kelima kedua negara dengan Meksiko unggul dalam rekor pertemuan langsung melawan Afrika Selatan.

Meksiko menang dua kali dalam empat duel sebelumnya. Afrika Selatan memenangkan satu laga lainnya dan satu pertemuan berakhir imbang.

Pertemuan terakhir mereka adalah pertandingan pembukaan Piala Dunia 2010 di Afsel. Saat itu, gol pembuka sensasional Siphiwe Tshabalala dibalas oleh Rafael Marquez yang membuat kedua tim bermain imbang 1-1 di hadapan 84.490 penonton di Johannesburg.

Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, menyebut Afrika Selatan sebagai lawan terberat mereka di Grup A yang juga mencakup Korea Selatan dan Republik Ceko.

Ia memuji perpaduan unik antara gaya Afrika dan disiplin taktik Eropa yang dimiliki Bafana Bafana, julukan Afrika Selatan.

Makanya, pelatih berpengalaman asal Meksiko ini yakin anak asuh Hugo Broos akan memberikan tantangan yang lebih besar daripada Korea Selatan dan Republik Ceko.

Aguirre, yang memiliki pengalaman luas melatih dan berkompetisi melawan tim-tim Afrika, sangat memuji kemajuan yang telah dicapai Afrika Selatan di bawah pelatih asal Belgia, Hugo Broos.

Ia menyebut bahwa Bafana Bafana telah berkembang menjadi tim yang seimbang dan mampu menyulitkan lawan mana pun di turnamen ini.

“Afrika Selatan telah bermain bagus dan mengalahkan saya di Piala Afrika,” kata Aguirre kepada wartawan sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Africa Soccer, Kamis, 11 Juni 2026.

“Mereka adalah tim yang tangguh, bukan dengan gaya Afrika sepenuhnya, tetapi perpaduan dengan sepak bola Eropa. Mereka memiliki pelatih asal Belgia, Hugo Broos, dan beberapa pemain yang menarik. Saya sangat menghormati mereka. Ini tidak akan mudah,” lanjutnya.

Meksiko akan memasuki turnamen dengan membawa harapan dari para pendukung tuan rumah yang antusias, dan Aguirre percaya bermain di depan pendukung mereka sendiri dapat memberikan keuntungan yang menentukan.

Mengambil inspirasi dari sejarah, ia merujuk pada kemenangan terkenal Inggris di Piala Dunia 1966, satu-satunya saat Three Lions mengangkat trofi.

“Itulah yang saya katakan kepada para pemain saya, bermain di kandang sendiri itu tak ternilai harganya,” katanya.

“Inggris pernah menjadi juara di kandang sendiri dan tidak akan pernah terulang lagi. Saya sangat yakin bahwa para penggemar akan menyemangati kami, membantu kami, dan bahwa seluruh negeri akan mendukung kami,” tegasnya.

Pelatih veteran itu berharap gelombang dukungan dapat menginspirasi Meksiko untuk melaju jauh dalam kompetisi dan berpotensi memperebutkan hadiah terbesar di dunia sepak bola.

Terlepas dari besarnya kesempatan tersebut, Aguirre menegaskan bahwa ia tidak merasa gugup menjelang turnamen. Sebaliknya, ia merangkul kesempatan tersebut dan menikmati prospek memimpin negaranya di panggung sepak bola terbesar.

“Tidak gugup maupun cemas. Saya benar-benar bersemangat. Saya salah satu yang beruntung, sungguh beruntung,” ujarnya.

Manajer Meksiko itu juga menyatakan keyakinannya pada kondisi fisik dan mental skuadnya, menyoroti antusiasme di dalam tim saat hitungan mundur menuju kick-off terus berlanjut.

“Kami berada dalam kondisi fisik, atletik, dan bahkan mental terbaik. Para pemain sangat bersemangat. Tak satu pun dari mereka pernah mengalami hal seperti ini sebelumnya. Kami semua sangat menantikan momen ini tiba,” tandasnya.

Berada di peringkat ke-60 dalam rangking FIFA, Afrika Selatan jauh di bawah Meksiko yang berada di peringkat ke-14. Namun, pelatih Bafana Bafana, Hugo Broos, yakin timnya lebih dari mampu untuk menciptakan kejutan.

Tidak seperti Meksiko, yang hampir selalu menjadi peserta Piala Dunia, Afrika Selatan kembali ke panggung global setelah absen selama 16 tahun dalam penampilan keempat mereka.

“Bagi kami, ini akan menjadi pengalaman yang fantastis,” kata Broos kepada wartawan sebelum pertandingan pembuka sebagaimana dilansir dari Al Jazeera.

Menurutnya, yang mereka butuhkan di laga pembuka ini adalah fokus. “Sangat penting bagi kami untuk tetap berpegang pada rencana permainan dan tidak mendengarkan apa yang terjadi di tribun penonton,” ujarnya.

Prakiraan Pemain

Meksiko (4-3-3): Raul Rangel; Jesus Gallardo, Johan Vasquez, Cesar Montes, Israel Reyes; Brian Gutierrez, Erik Lira, Alvaro Fidalgo; Julian Quinones, Roberto Alvarado, Raul Jimenez

Afrika Selatan (4-3-3): Ronwen Williams; Khuliso Mudau, Ime Okon, Mbekezeli Mbokazi, Aubrey Modiba; Teboho Mokoena, Sphephelo Sithole, Thalente Mbatha; Tshepang Moremi, Lyle Foster, Oswin Appollis

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Hiram Johnson

“Korban pertama ketika perang datang adalah kebenaran”
Load More >