Meteor yang meledak di langit Amerika terekam kamera mobil. (Foto: X/Tangkapan Layar)

Ledakan Meteor Gegerkan Amerika, Terdengar hingga 321 Km dan Guncang Rumah, Kekuatan Setara 250 Ton TNT

23 March 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Sebuah meteor meledak di atas Ohio, Amerika Serikat, menyebabkan ledakan sonik yang dapat terdengar hingga 321 km jauhnya dan mengguncang rumah-rumah di sekitar area tersebut.
  • Meteor tersebut memiliki ukuran sekitar 6 kaki dan pecah menjadi beberapa bagian sebelum pukul 9 pagi, dengan kecepatan sekitar 45.000 mph.
  • Ledakan meteor itu setara dengan 250 ton TNT dan dapat dilihat dari tempat-tempat yang jauh seperti Chicago, Toronto, dan Philadelphia.
  • Tidak ada laporan cedera akibat insiden ini, namun ledakan itu cukup kuat untuk mengagetkan warga, terutama karena terjadi saat perang AS-Israel dengan Iran sedang berlangsung.
  • Insiden ini direkam oleh kamera keamanan sekolah setempat dan video-video ledakan meteor itu ramai dibagikan di media sosial.
  • Menurut NASA, sekitar 17.000 meteorit jatuh ke Bumi setiap tahun, membuat insiden seperti ini, meskipun jarang, tetap menjadi perhatian.
  • Juru bicara NASA, Bill Cook, membenarkan kecepatan meteor tersebut dan menyatakan bahwa itu cepat untuk manusia, tetapi lambat untuk meteor.
atau

UPdates—Warga Kota Ohio di Amerika Serikat dibuat terkejut setelah sebuah meteor meledak menjadi bola api minggu ini, menyebabkan ledakan sonik yang dapat terdengar lebih dari 200 mil atau 321 km jauhnya.

You may also like : mamdani aaKandidat Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani tak Gentar Ancaman Deportasi Trump

Insiden tersebut disebabkan oleh asteroid kecil berukuran 6 kaki yang pecah menjadi beberapa bagian tepat sebelum pukul 9 pagi pada hari Selasa, 17 Maret 2026 di atas Olmsted Falls di Ohio Timur Laut.

NASA mengukur kecepatan meteor tersebut sekitar 45.000 mph.

Meteor itu pertama kali terlihat di atas Danau Erie dan pecah dengan kekuatan setara 250 ton TNT setelah menempuh jarak 34 mil melalui atmosfer bagian atas.

“Saya bangun pagi ini, dan langit runtuh, jadi saya merasa seperti Chicken Little sekarang,” kata Juru bicara NASA, Bill Cook kepada News5 Cleveland sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Senin, 23 Maret 2026.

Ia membenarkan kecepatannya. Menurutnya, itu  cepat untuk manusia tetapi lambat untuk meteor.

Bola api itu terekam oleh kamera keamanan milik sekolah setempat Olmsted Falls dan Kepala Sekolah Dr. Jim Lloyd membagikan rekaman tersebut secara online.

“Video dari kamera garasi bus kami,” tulisnya sebagai keterangan video.

“Sebuah meteor di langit,” lanjutnya.

Video-video ledakan meteor itu ramai dibagikan di media sosial, termasuk X. Beberapa pengunggah video menyebut bahwa ledakan itu mengguncang rumah-rumah dan mengagetkan warga karena terjadi saat perang AS-Israel dengan Iran sedang berlangsung.

Tidak ada laporan cedera, tetapi ledakan itu terlihat dari tempat yang jauh seperti Chicago, Toronto, dan Philadelphia.

Sekitar 17.000 meteorit jatuh ke Bumi setiap tahun.

Font +
Font -