
UPdates—Ikon musik country Dolly Parton—yang kariernya membentang lebih dari enam dekade dan menghasilkan lagu-lagu klasik abadi seperti Jolene, Coat of Many Colors, dan 9 to 5—meninggal dunia pada usia 80 tahun.
Kepergian bintang musik yang memukau ini telah mengejutkan dan menyedihkan dunia hiburan, setelah keponakannya menyampaikan kabar tersebut melalui sebuah penghormatan yang mengharukan.
Pernyataan dalam bentuk video itu dibagikan melalui akun Instagram resmi Parton; di dalamnya, Bryan Seaver—putra dari saudara perempuan Parton—menyampaikan kabar duka tersebut kepada para penggemar sang penyanyi.
Seaver mengatakan bahwa ia berbicara mewakili keluarga Parton dan Owens untuk mengumumkan wafatnya Parton.
"Pengumuman video ini adalah sesuatu yang diminta Dolly kepada saya bertahun-tahun yang lalu, jauh sebelum saya benar-benar menyadari bahwa hal ini akan menjadi kenyataan di masa depan," ujarnya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Metro, Rabu, 26 Agustus 2026.
"Sebagai kepala keamanan baginya selama lebih dari dua dekade—peran yang sebelumnya dipegang oleh ayah saya, Larry—saya telah membayangkan betapa beratnya momen ini, namun saya tidak benar-benar merasakannya sampai saat ini," lanjutnya.
Ia menambahkan, "Ini adalah sebuah kehormatan. Kehormatan yang bercampur dengan rasa bangga yang luar biasa dan kesedihan yang mendalam. Namun, kesedihan itu ada pada kita, bukan pada Dolly."
"Dolly telah hidup dalam cahaya dan kini berada dalam pelukan Yesus; ia pastilah disambut oleh Carl, orang tuanya, serta tak terhitung banyaknya orang lain yang telah menyaksikan kiprahnya dan menantikan perjumpaan dengannya di surga," tambah Seaver, merujuk pada mendiang suami Parton, Carl Dean, yang meninggal dunia tahun lalu.
Seaver kemudian mengenang masa-masa saat ia ikut bepergian bersama Parton sewaktu kecil, ketika ia mulai merasakan kehidupan sebagai musisi yang menjalani tur pada tahun 1980-an.
"Dolly membuka pintu kesempatan, bukan hanya bagi saya, tetapi juga bagi seluruh keluarganya untuk meraih potensi yang bahkan tidak pernah kami bayangkan sebelumnya," katanya.
"Dolly juga membuka pintu bagi berbagai generasi penyanyi, penulis lagu, musisi, dan para pemimpi dari beragam latar belakang serta dari seluruh penjuru dunia," ujarnya.
Ia melanjutkan, "Melalui teladannya, kami percaya bahwa segala sesuatu mungkin terjadi. Baginya, tidak ada pintu yang tidak bisa ia buka, dan pintu-pintu yang ia buka itu telah menorehkan serta mengubah sejarah."
"Saya dan keluarga telah berbagi kenangan indah seumur hidup bersama Dolly; begitu pula dengan Anda semua. Dia senantiasa hadir di televisi, pemutar piringan hitam, CD, maupun daftar putar ponsel Anda, hingga menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga Anda, suka atau tidak suka,” katanya.
Seaver menambahkan bahwa pihak keluarga dan tim yang dipercaya mengelola warisan karyanya akan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk memastikan semangatnya tetap hidup selamanya.
"Dolly adalah seorang petani, persis seperti ayahnya. Ayahnya menggarap tanah; sementara dia 'menggarap' lagu dan kebahagiaan,” terangnya.
"Dolly menelepon saya dan mengatakan bahwa dia ingin beristirahat di atas hamparan kapas yang lembut dan nyaman, karena setelah seumur hidup mengenakan kostum bertabur batu permata imitasi yang berat, dia akhirnya berhak merasakan kenyamanan dan beristirahat," ungkapnya.
Dia menutup pernyataannya dengan ucapan "beristirahatlah dengan tenang" yang ditujukan kepada Bibi Dolly, seraya menambahkan kalimat yang mengharukan: "Dia akan selalu menyayangi kalian."
Dalam pernyataan lanjutan di platform X, pihak keluarga mengonfirmasi bahwa upacara pemakaman yang kecil dan tertutup akan diadakan khusus bagi keluarga inti, sesuai dengan permintaan sang penyanyi.
Mereka mengajak para penggemar dan sahabat di seluruh dunia untuk memberikan penghormatan dengan menandai akun resmi Parton atau meninggalkan pesan di situs webnya.
Berbagai ucapan penghormatan telah mengalir dari seluruh penjuru dunia; Sarah Jessica Parker menyebutnya sebagai "salah satu sosok terhebat yang pernah dilahirkan negeri ini", sementara Jamie Lee Curtis menulis: "Dia adalah teladan luar biasa bagi kita semua."
Presiden Donald Trump juga menyampaikan penghormatan dengan menyatakan bahwa tidak akan pernah ada sosok seperti Dolly dan berjanji akan mengibarkan bendera AS setengah tiang di seluruh negeri selama satu minggu.
Parton terbuka mengenai masalah kesehatannya menjelang akhir hayatnya; baru-baru ini, ia membatalkan kehadirannya di sebuah acara penggemar awal bulan ini karena alasan pusing dan dehidrasi.
Baru minggu lalu, ia mengakui adanya masalah kesehatan yang sempat ia abaikan demi merawat suaminya, Carl, yang meninggal dunia tahun lalu setelah enam dekade hidup bersama.
Terakhir kali Parton terlihat di depan umum adalah pada bulan Juni, saat ia meresmikan Dolly’s Tennessean Travel Stop, sebuah tempat singgah bagi pengemudi truk di Cornersville yang dilengkapi dengan kafe dan restoran, pompa bensin, serta berbagai cendera mata bertema Dolly.
Parton bangkit dari kemiskinan di kawasan Great Smoky Mountains hingga menjadi salah satu penyanyi-penulis lagu paling produktif dan berpengaruh di generasinya.
Parton membangun kerajaan bisnisnya dengan caranya sendiri: sebagai artis musik country yang sukses merambah genre pop, pebisnis ulung yang mendirikan Dollywood di Pigeon Forge, Tennessee, serta seorang dermawan yang menyumbangkan jutaan dolar melalui Imagination Library—sebuah program donasi buku yang telah mengirimkan lebih dari 200 juta buku gratis kepada anak-anak di seluruh dunia.