
UPdates – Tujuh orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara 83 orang lainnya dinyatakan hilang dan diduga tertimbun setelah longsor menerjang kawasan permukiman di Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Sabtu dini hari, 24 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 WIB.
You may also like :
Update Banjir Sumut, Sumbar, dan Aceh: 388 Tewas dan 211 Hilang
Kepala BPBD Kabupaten Bandung Barat, Asep Sehabudin mengatakan, proses pencarian korban saat ini terkendala karena area longsor memiliki luas mencapai sekitar 30 hektare, dengan material longsoran yang meratakan rumah-rumah warga.
You might be interested :
Tanggapi Tunggakan Pembayaran PBB Asrama Mahasiswa Lontara di Bandung, Pemprov Sulsel: Sisa Dibayarkan
“Tim gabungan terus berupaya melakukan pencarian korban hilang. Namun luasnya area terdampak dan tebalnya material longsor cukup menyulitkan proses evakuasi,” jelas Asep.
Longsor terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut. Berdasarkan pendataan awal yang dilakukan Linmas Desa Pasirlayung, sedikitnya 30 rumah warga tertimbun material longsor.
Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail saat meninjau langsung lokasi bencana tanah longsor mengungkapkan bahwa, “Saat ini BPBD, TNI, Polri, dan para relawan masih melakukan pencarian korban lainnya."
Adapun warga yang terdampak bencana telah diinstruksikan untuk mengungsi. Para pengungsi sementara dipusatkan di Desa Pasirlangu untuk menghindari potensi longsor susulan.