
UPdates—Pemadaman listrik bergilir sedang terjadi di Kota Makassar. Durasinya cukup lama dan mengganggu aktivitas sehingga membuat warga mengeluh.
You may also like :
Mati Lampu Bergilir, PLN Minta Maaf dan Beberkan Penyebabnya
Informasi yang dihimpun Keidenesia.tv, pemadaman bergilir sudah terjadi sejak Minggu malam. Wilayah yang padam termasuk Sudiang hingga Mallengkeri. Di jalan Mallengkeri, lampu padam dari sejak pukul 18.00 WITA petang hingga pukul 20.00 WITA malam.
You might be interested :
Ternyata Korupsi Batu Bara yang Bikin Black Out Sumatra, DPR: Kejar Aktor Utamanya dan Bikin Jera
Senin, 31 Agustus hari ini, pemadaman berlanjut di sejumlah wilayah. Salah satunya di sebagian wilayah kompleks Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Tamalanrea.
“Katanya ini mati lampu bergilir,” kata Eka, warga Tamalanrea, Senin, 31 Agustus 2026.
Ia menyebut informasi itu didapat di grup WA ibu-ibu di RT-nya. Awalnya, ia menyebut warga di sekitar jalan poros BTP tidak mengalami pemadamam. Namun, sekitar pukul 17.15 WITA, listrik juga mulai padam di wilayah itu.
Di grup WA bertebaran penjelasan pihak PLN yang dibagikan ketua-ketua RT. Untuk pelanggan PLN UP3 Makassar Utara misalnya, disampaikan kepada warga bahwa saat ini terjadi gangguan meluas akibat terjadinya gangguan pada infrastruktur ketenagalistrikan sisi pembangkit.
Menurut penyampaian itu, kondisi ini berdampak pada berkurangnya pasokan listrik di sebagian pelanggan di sistem kelistrikan Sulbagsel.
"PLN berkomitmen untuk menangani seluruh laporan pengaduan pelanggan secepat mungkin. Guna menjaga kestabilan sistem serta mencegah meluasnya dampak gangguan, PLN melakukan pengaturan beban dengan Estimasi durasi manajemen beban sekitar 4 jam, menyesuaikan perkembangan kondisi di lapangan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," demikian penyampaian di salah satu grup WA warga di Tamalanrea sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Senin, 31 Agustus 2026.