Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (foto:IG@nasaruddin_umar)

Malam Ini Menteri Agama Umumkan Kapan Hari Raya Idulfitri 1447 H Versi Pemerintah

19 March 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Sidang Isbat untuk menentukan awal bulan Syawal 1447 H akan digelar pada 19 Maret 2026 di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta.
  • Proses penetapan awal Syawal dilakukan melalui musyawarah dengan mempertimbangkan data hisab dan hasil rukyatul hilal dari berbagai wilayah di Indonesia.
  • Berdasarkan data hisab, ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 08.23 WIB.
  • Kementerian Agama akan melaksanakan rukyatul hilal di berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia untuk memverifikasi data hisab.
  • Hasil rukyatul hilal dan data hisab akan dimusyawarahkan dalam Sidang Isbat untuk menentukan awal Syawal 1447 H.
  • Menteri Agama RI dijadwalkan mengumumkan hasil penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah kepada publik pada pukul 19.25 WIB.
  • Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri 2026 jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026, berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal.
atau

UPdates - Sidang Isbat (penetapan) 1 Syawal 1447 H akan digelar pada 19 Marer 2026, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.

You may also like : hilal pantauPemerintah Tetapkan Lebaran Senin, 31 Maret 2025

Sidang Isbat akan berlangsung di Auditorium H.M. Rasjidi, kantor pusat Kementerian Agama, Jakarta.

You might be interested : alissa wahid pbnuBanjir Kecaman, PBNU Sebut Gus Elham Nodai Dakwah

Dilansir Keidenesia.TV dari laman Kemenag, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah pada Kementerian Agama, Arsad Hidayat mengatakan sidang ini merupakan mekanisme resmi pemerintah dalam menetapkan awal bulan hijriah, termasuk awal Syawal yang menandai Hari Raya Idulfitri.

Proses penetapan dilakukan melalui musyawarah dengan mempertimbangkan data hisab (perhitungan astronomi) serta hasil rukyatul hilal (pengamatan hilal) dari berbagai wilayah di Indonesia.

Berdasarkan data hisab yang dihimpun Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, ijtimak menjelang Syawal 1447 H terjadi pada Kamis, 19 Maret 2026 sekitar pukul 08.23 WIB.

Pada saat rukyatul hilal dilakukan pada hari yang sama, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia diperkirakan berada di atas ufuk dengan ketinggian antara 0 derajat 54 menit 27 detik hingga 3 derajat 7 menit 52 detik, serta sudut elongasi berkisar antara 4 derajat 32 menit 40 detik hingga 6 derajat 6 menit 11 detik.

Untuk memverifikasi data tersebut, Kementerian Agama bersama berbagai pihak akan melaksanakan rukyatul hilal di berbagai titik pemantauan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua.

Selanjutnya hasil rukyatul hilal dari seluruh wilayah Indonesia bersama data hisab posisi hilal akan dimusyawarahkan dalam Sidang Isbat untuk ditetapkan awal Syawal 1447 H pada pukul 18.45 WIB.

Dalam sidang ini, peserta akan membahas hasil pemantauan hilal (rukyatul hilal) dari berbagai titik di Indonesia serta mencocokkannya dengan data hisab. Kemudian, pada pukul 19.25 WIB, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar dijadwalkan mengumumkan hasil penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah kepada publik.

Pimpinan Pusat Muhammadiyah sebelumnya telah menetapkan bahwa 1 Syawal 1447 H atau Idul Fitri 2026 jatuh pada hari Jumat, 20 Maret 2026. Penetapan ini berdasarkan metode hisab hakiki wujudul hilal serta Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >