
UPdates—Sungguh malam yang tak terlupakan. Lagu Indonesia Raya dua kali menggema di World Climbing Series Chamonix, Prancis.
You may also like :
Zidane Tolak Gaji Rp1,8 Triliun 1 Tahun di Liga Saudi
Tim panjat tebing Indonesia di ajang ini sukses mengawinkan medali emas nomor speed perorangan.
You might be interested :
Panjat Tebing Indonesia Sapu Bersih Emas SEA Games 2025
Dalam final yang berlangsung Minggu, 12 Juli 2026, Desak Made Rita Kusuma Dewi mempersembahkan emas dari nomor speed putri.
Sedangkan di nomor speed putra, emas diraih Veddriq Leonardo setelah mengalahkan rekannya, Antasyafi Robby Al Hilmi di final.
Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas setelah mengalahkan atlet Italia Giulia Randi pada babak final. Ia mencatat waktu 6,22 detik, mengungguli Giulia Randi yang membukukan waktu 6,51 detik.
Medali perunggu diraih Capucine Viglione dari Prancis setelah mengalahkan Isis Rothfork asal Amerika Serikat.
Sementara Veddriq Leonardo dalam laga perebutan medali emas tampil tercepat dengan waktu 4,89 detik. Robby yang sempat terpeleset mencatatkan waktu 5,11 detik.
Medali perunggu speed putra diraih atlet Jepang Ryo Omasa setelah mengalahkan Yicheng Zhao dari Tiongkok.
“MALAM YANG TAK TERLUPAKAN! Indonesia mendominasi panjat dinding di Chamonix, dengan @desakmaderita01 dan @veddriq meraih medali emas di kategori Speed dan menyelesaikan kemenangan ganda yang tak terlupakan!” tulis akun Instagram World Climbing sebagaimana dipantau Keidenesia.tv, Minggu, 12 Juli 2026.