
UPdates—Gelandang Afrika Selatan dan Mamelodi Sundowns, Jayden Adams, meninggal dunia pada usia 25 tahun setelah bermain bersama Bafana Bafana di Piala Dunia 2026.
You may also like :
Wabah Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Turis Tewas, Awak Dilarang Turun
Adams menjadi starter dalam dua dari tiga pertandingan grup Afrika Selatan, dan masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 1-0 atas Korea Selatan yang memastikan tempat mereka di babak gugur untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka pada 25 Juni.
Ia menjadi pemain cadangan yang tidak digunakan ketika Afrika Selatan disingkirkan tuan rumah Kanada di babak 32 besar pada 29 Juni.
Persatuan Pemain Sepak Bola Afrika Selatan dan Kementerian Olahraga, Seni & Budaya mengkonfirmasi kematiannya pada hari Sabtu, 11 Juli 2026. Penyebab kematian belum dikonfirmasi.
"Persatuan Pemain Sepak Bola Afrika Selatan (SAFPU) sangat berduka atas meninggalnya gelandang Mamelodi Sundowns dan Bafana Bafana, Jayden Adams, yang meninggal dunia secara mendadak,” demikian pernyataan SAFPU sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari ESPN.
"Jayden baru saja mewakili Afrika Selatan di Piala Dunia FIFA, membawa harapan bangsa dengan penuh kebanggaan, keberanian, dan prestasi. Kepergiannya merupakan kehilangan yang tak terukur bagi keluarganya, rekan satu timnya, klubnya, komunitas sepak bola, dan negara secara keseluruhan,” lanjut pernyataan itu.
"Kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga Adams, Mamelodi Sundowns, Stellenbosch FC, Bafana Bafana, dan semua orang yang hidupnya telah disentuh olehnya,” ucap SAFPU.
SAFPU mengatakan sepak bola Afrika Selatan telah kehilangan seorang pemain berbakat. “Seorang abdi setia olahraga ini, dan seorang pemuda yang masih memiliki banyak hal untuk ditawarkan. Semoga jiwanya beristirahat dalam damai abadi,” jelas SAFPU.
Di babak penyisihan grup, Adams menjadi starter dalam kekalahan 2-0 melawan Meksiko dan hasil imbang 1-1 melawan Republik Ceko, meskipun sehari sebelumnya neneknya, Marianna, baru saja meninggal dunia.
"Ketika saya menghubungi Jayden untuk menyampaikan belasungkawa dan dukungan, saya akan selalu mengingat tanggapan rendah hati dan penuh penghargaan yang diberikannya kepada saya. Bahwa ia memilih untuk mengenakan seragam tim nasional dan memberikan segalanya untuk negaranya pada saat itu menunjukkan kedalaman karakter dan profesionalisme yang jauh melampaui usianya, dan itu mencerminkan kualitas pemuda yang telah hilang dari Afrika Selatan," kata Menteri Olahraga, Seni & Budaya Afrika Selatan, Gayton McKenzie.
Adams kemudian masuk sebagai pemain pengganti dalam kemenangan 1-0 atas Korea Selatan, yang terbukti menjadi pertandingan sepak bola terakhirnya.
Pada bulan Mei, Adams memenangkan Liga Champions CAF bersama Mamelodi Sundowns dan mendedikasikan medali kemenangannya kepada Oshwin Andries, mantan rekan setimnya di Stellenbosch FC yang meninggal pada tahun 2023 setelah ditikam.
Adams dan Andries sama-sama meniti karier di Stellenbosch, dan klub tersebut mengalami kehilangan pemain muda lainnya pada awal tahun 2026 dengan meninggalnya Jeandre Gaffoor.
Pada saat kematian Gaffoor, Adams telah memantapkan dirinya di klub terakhirnya, Sundowns tempat ia gabung dari Stellenbosch pada Januari 2025.