
UPdates—Manchester City membantai Liverpool di babak 8 besar FA Cup untuk lolos ke semifinal. Pep Guardiola senang dengan hasil itu, sementara Arne Slot kecewa berat.
You may also like :
Liverpool Diprediksi Juara Liga Inggris
Dalam pertandingan yang berlangsung di Etihad Stadium Sabtu, 4 April 2026, malam ini, Erling Haaland jadi aktor utama kemenangan The Citizens dengan hattrick-nya.
You might be interested :
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Inggris: MU dan Chelsea Keok, Liverpool Juara Paruh Musim, Salah Paling Tajam
Ia membuka keran golnya lewat titik penalti pada menit ke-39 dan menggandakannya di menit 45+2. Setelah gol Antoine Semenyo di menit 50, Haaland mencetak hattrick pada menit ke-57.
Setelah menjuarai Carabao Cup beberapa pekan lalu, City kini mendekati gelar keduanya musim ini dan Pep Guardiola yang hanya menyaksikan laga dari tribun mengaku sangat senang.
"Pep [Guardiola] sangat senang, itu yang terpenting. Tidak mudah untuk membuatnya senang. Kami bermain bagus. 25 menit pertama kami terlalu terbuka. Kemudian kami mulai mengontrol permainan dan menciptakan lebih banyak peluang. Kami pantas [menang]," kata Asisten Manajer Manchester City, Pep Lijnders saat berbicara kepada TNT Sports sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari BBC Live, Sabtu, 4 April 2026.
Menurut Pep Lijnders, Guardiola memuji pemainnya setelah pertandingan. "Dia memuji para pemain yang bermain beberapa minggu terakhir dan tidak bermain hari ini,” bebernya.
“Dia sangat senang karena itu istimewa jika Anda delapan kali ke Wembley dalam delapan tahun berturut-turut. Ini babak final sekarang. Ini bagian musim di mana pekerjaan harus diselesaikan. Para pemain merasakannya," lanjutnya.
Di kubu Liverpool, pelatih Arne Slot tak bisa menyembunyikan kekecewaannya saat berbicara kepada TNT Sports usai pertandingan.
"Sangat mengecewakan tersingkir [dari Piala FA], bukan hanya karena caranya tetapi juga hasil dan skornya. Kekecewaan besar lainnya bagi kami," keluhnya.
Tentang apa yang kurang dari timnya, Slot menegaskan penyelesaian akhir. Termasuk penalti yang gagal dikonversi jadi gol oleh Mohamed Salah di menit ke-64.
"Apa yang kurang selama sebagian besar musim ini adalah kemampuan untuk mengubah peluang menjadi gol. Saya pikir pertandingan berjalan seimbang hingga mereka mencetak gol penalti dan terakhir kali kami bermain di sini, kami kebobolan tepat sebelum jeda dan lagi hari ini,” katanya.
"Kami mendapatkan penalti dan kami mendapatkan peluang tetapi itu tidak memberi tahu saya apa pun. 35 menit pertama adalah jenis tim yang ingin saya lihat, tetapi 20 menit setelah itu, kami harus bertahan jauh lebih baik daripada yang kami lakukan hari ini," tandasnya.