Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto. (Foto: PDIP)

Megawati Minta PDIP Terus Kritis

7 November 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDI-Perjuangan, Megawati Soekarnoputri selalu menginstruksikan kader partai untuk terus melakukan kritik dan otokritik dalam mengawal kehidupan berbangsa dan bernegara.

You may also like : hasto pdipAlasan PDIP Pilih Tema “Kebenaran akan Menang” di HUT ke-53 dan Rakernas di Ancol

Sekretaris Jenderal PDIP itu mengatakan, instruksi tersebut menjadi pegangan agar seluruh gerak dan langkah partai tetap berada pada jalur yang benar.

You might be interested : megawati hut pdipMegawati Kecewa KPK hanya Fokus Penjarakan Hasto, Dirdik “Berdoa" Ada Laporan Mega Korupsi

Hal itu disampaikan Hasto usai berziarah ke makam Presiden pertama RI sekaligus Proklamator, Soekarno atau Bung Karno, di Blitar, Jawa Timur, Sabtu, 7 November 2026.

"Ibu Megawati Soekarnoputri kami selalu diinstruksikan untuk terus melakukan kritik dan otokritik agar PDI Perjuangan juga dapat mengawal pada rel yang benar terhadap seluruh gerak napas kehidupan berbangsa dan bernegara kita," kata Hasto sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Kompas.com.

Hasto yang ziarah ke makam Bung Karno untuk memperingati Hari Pahlawan sekaligus menggelorakan kembali cita-cita besar kemerdekaan Indonesia menjelaskan, negara ini dibangun dengan cita-cita mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan berdaulat serta berpihak kepada rakyat kecil yang tertindas dan diperlakukan tidak adil.

"Keteladanan dari moral, etika, menjunjung tinggi hukum, dan berjuang bagi keadilan, bagi kemakmuran rakyat, itu seharusnya yang menjadi pegangan dari seluruh pejabat negara, termasuk juga bagi PDI Perjuangan,” jelas Hasto.

Baginya, pengorbanan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan tidak boleh disia-siakan. Semangat tersebut harus diterjemahkan melalui penyelenggaraan pemerintahan yang mengutamakan kepentingan rakyat.

"Bahwa Indonesia merdeka karena pengorbanan begitu banyak pahlawan bangsa. Dan pengorbanan ini tidak boleh disia-siakan dan harus dijabarkan dalam suatu tata pemerintahan negara di mana seluruh kebijakan-kebijakan yang diambil harus diupayakan untuk mewujudkan seluruh cita-cita proklamasi," tutur Hasto.

Politikus bertitel doktor itu juga mengingatkan agar kekuasaan harus digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Dia menekankan, seluruh pejabat negara harus berpegang pada nilai-nilai Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dalam menjalankan kekuasaan.

"Sehingga makna kekuasaan adalah untuk rakyat, bukan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kepentingan kelompok atau golongan, tetapi semuanya dikelola berdasarkan norma-norma yang sudah dirumuskan dengan sangat baik di dalam Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945," ujar Hasto.

Hasto berziarah bersama sejumlah jajaran PDI-P. Di antaranya, anggota DPR RI Kanang Budi Sulistiyo dan anggota DPRD Kabupaten Blitar Sugeng Praptono.

PDI-P akan menggelar kegiatan Soekarno Run pada Minggu, 8 November 2026. Menurut Hasto, Soekarno Run menjadi bagian dari upaya PDI-P untuk mendorong anak muda untuk lebih percaya diri, berpikir merdeka, dan berani mengabdi kepada bangsa dan negara.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >