
UPdates—Utusan khusus AS sekaligus menantu Donald Trump, Jared Kushner mengatakan bahwa kemajuan yang sangat signifikan dapat terjadi dalam waktu dekat di Jalur Gaza jika Israel dan Hamas bekerja sama.
You may also like :
Eks Pejabat Mossad Israel: Kita Sudah Kalah, Netanyahu akan Dipaksa Terima Gencatan Senjata Tahap Kedua
Namun, ia memperingatkan bahwa Amerika Serikat akan mendukung operasi militer Israel lebih lanjut di wilayah tersebut jika Hamas tidak melucuti senjatanya.
You might be interested :
Tentara Wanita Israel Berterima Kasih ke Brigade Al-Qassam Hamas, Ini 3 Alasannya
Hal itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Fox News setelah bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada hari Senin, waktu setempat.
"Jika Hamas benar-benar menyerahkan senjata dan terowongan mereka secara sukarela dalam kurun waktu 60 hingga 90 hari ke depan, hal itu jelas akan menghilangkan ancaman keamanan yang sangat besar bagi Israel—sebuah pencapaian yang hampir tak terbayangkan," katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari MEMO, Selasa, 18 Agustus 2026.
"Jika mereka tidak menepati komitmen mereka sekarang, semua orang akan melihat bahwa mereka tidak sungguh-sungguh menginginkan perdamaian, dan Israel kemudian akan mendapatkan lebih banyak dukungan dari AS serta pihak lain untuk menuntaskan persoalan tersebut dengan cara yang tepat," lanjutnya.
Terkait pertemuannya dengan para pemimpin Hamas pada hari Minggu, Kushner mengatakan bahwa Amerika Serikat akan memberikan kesempatan kepada kelompok tersebut untuk membuktikan keseriusannya.
Akan tetapi, hal ini kata dia harus didasarkan pada tindakan dan langkah nyata. “Dan saya berharap hal itu akan terwujud," ujarnya.