
UPdates - Jagat maya kini tengah dihebohkan oleh memoar karya aktris dan penyanyi Aurelie Moeremans berjudul "Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth".
You may also like :
Memoar “Broken Strings” Aurelie Moeremans Bikin Heboh Jagat Maya
Buku yang dibagikan secara gratis melalui tautan di akun Instagram pribadinya pada jumat, 9 Januari 2026 itu telah dibaca oleh puluhan ribu orang.
You might be interested :
Memoar “Broken Strings” Aurelie Moeremans Bikin Heboh Jagat Maya
Tak menunggu lama, kisah Aurelie yang secara terbuka mengungkap pengalaman traumatisnya sebagai korban grooming dan kekerasan saat berusia 15 tahun viral di media sosial.
Dilansir Keidenesia.TV dari laman Halodoc, Selasa, 13 Januari 2026, child grooming adalah tindakan manipulasi psikologis yang dilakukan oleh orang dewasa (disebut groomer) terhadap anak-anak atau remaja dengan tujuan untuk mendapatkan kepercayaan, membangun hubungan emosional, dan akhirnya melakukan pelecehan seksual.
Praktik ini merupakan serangkaian tindakan terencana dan bertahap yang bertujuan untuk meruntuhkan batasan-batasan pribadi anak dan menciptakan peluang untuk eksploitasi.
Penting untuk dipahami bahwa child grooming bukanlah tindakan tunggal, melainkan sebuah proses bertahap. Pelaku akan berusaha membangun hubungan dengan korban, seringkali dengan berpura-pura menjadi teman atau figur yang dapat dipercaya.
Ciri-Ciri Child Grooming yang Harus Diwaspadai
Berikut adalah beberapa tanda atau ciri-ciri child grooming yang perlu diwaspadai oleh orang tua dan orang dewasa di sekitar anak:
Pemberian hadiah atau perhatian berlebihan: Pelaku sering memberikan hadiah mahal atau perhatian yang tidak wajar kepada anak.
Komunikasi rahasia: Pelaku berusaha menjalin komunikasi pribadi dan rahasia dengan anak, terpisah dari pengawasan orang tua.
Menjelekkan orang tua atau figur otoritas: Pelaku mencoba merusak hubungan anak dengan orang tua atau orang dewasa lain yang berwenang.
Menciptakan ketergantungan emosional: Pelaku berusaha membuat anak merasa nyaman dan bergantung pada mereka secara emosional.
Sentuhan fisik yang tidak pantas: Pelaku mungkin memulai dengan sentuhan fisik kecil yang kemudian meningkat menjadi pelecehan seksual.
Jika mencurigai bahwa seorang anak telah menjadi korban child grooming, penting untuk segera mencari bantuan profesional. Beberapa sumber daya yang tersedia meliputi:
Psikolog atau terapis: Seorang profesional kesehatan mental dapat membantu anak mengatasi trauma dan masalah emosional yang terkait dengan child grooming.
Layanan perlindungan anak: Hubungi layanan perlindungan anak setempat untuk mendapatkan bantuan dan dukungan.
Pihak kepolisian: Laporkan kasus child grooming kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut.
Sebelumnya, dalam memoar berjudul Broken Strings: Fragments of a Stolen Youth, Aurelie Moeremans menuturkan bagaimana dirinya dimanipulasi, dikontrol, dan terjebak dalam hubungan yang didominasi oleh sosok Bobby, yang usianya hampir dua kali lipat darinya.
Aurelie menuliskan kisah tersebut dengan jujur dan reflektif, tanpa romantisasi maupun pembenaran atas luka yang dialaminya. Ia mengaku baru benar-benar memahami dampak emosional dari hubungan tersebut setelah dewasa.
Menurut Aurelie, Broken Strings merupakan bagian dari perjalanan penyembuhan dirinya sekaligus proses berdamai dengan masa lalu yang kelam.