Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani (Foto: MNA)

Menteri Pertahanan Israel Klaim Kepala Keamanan Iran Ali Larijani Terbunuh, Mojtaba Khamenei Tolak Pembicaraan Damai

17 March 2026
Font +
Font -

UPdates—Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengklaim Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani terbunuh dalam serangan di Teheran pada Senin malam waktu setempat.

You may also like : demo trump musk apDemo 'Hands Off' di Seluruh AS Menentang Trump dan Elon Musk

Militer Israel juga mengklaim dalam sebuah unggahan Selasa hari ini bahwa mereka telah membunuh Gholamreza Soleimani, komandan unit Basij, milisi paramiliter keamanan internal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

You might be interested : trump netanyahu anadoluCemas Iran Bikin 3.000 Rudal per Bulan, Netanyahu akan Beber Rencana Baru Serang Iran ke Trump

“Dipandu oleh intelijen yang tepat dari Intelijen Militer, Angkatan Udara melakukan serangan terarah kemarin di jantung Teheran, menewaskan Gholam Reza Soleimani, komandan unit Basij selama enam tahun terakhir,” demikian pernyataan tersebut sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Al Jazeera, Selasa, 17 Maret 2026.

Setelah munculnya klaim itu, media pemerintah Iran menerbitkan catatan tulisan tangan Larijani, tidak jelas apakah itu dimaksudkan sebagai bukti bahwa ia masih hidup.

Catatan Larijani yang diterbitkan di media sosialnya memperingati para pelaut Iran yang tewas dalam serangan AS terhadap kapal mereka di perairan internasional yang pemakamannya diperkirakan akan diadakan pada hari Selasa waktu Teheran.

Larijani terakhir terlihat di depan umum pada hari Jumat saat menghadiri unjuk rasa Hari Quds untuk mendukung Palestina di Teheran, bersama dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

Larijani telah menjadi tokoh politik dalam hierarki Iran selama bertahun-tahun, pernah memimpin negosiasi nuklir negara itu dengan Barat. Ia juga sebelumnya menjabat sebagai Ketua Parlemen Iran.

Iran belum mengkonfirmasi klaim Israel soal kematian Ali Larijani ini.

Sementara itu, Pemimpin tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei menyatakan menolak proposal de-eskalasi yang disampaikan ke Teheran oleh para perantara.

Seorang pejabat senior Iran pada hari Selasa menegaskan, Mojtaba Khamenei menuntut Israel dan Amerika Serikat terlebih dahulu dipaksa bertekuk lutut sebelum pembicaraan damai.

Pejabat senior tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan dua negara perantara telah menyampaikan proposal kepada Kementerian Luar Negeri Iran untuk mengurangi ketegangan atau gencatan senjata dengan Amerika Serikat. Pejabat tersebut tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang proposal atau perantara tersebut.

Pemimpin tertinggi menurutnya telah menjawab bahwa ini bukanlah waktu yang tepat untuk perdamaian. Menurutnya, pembicaraan damai hanya bisa dilakukan ketika Amerika Serikat dan Israel bertekuk lutut, menerima kekalahan, dan membayar kompensasi.

Bersamaan dengan pernyataan itu, Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali membantah laporan bahwa Mojtaba Khamenei dirawat di Rusia.

"Hari ini, berita tentang pemindahan pemimpin tertinggi revolusi ke Rusia untuk perawatan adalah perang psikologis baru," tulisnya di X sebagaimana dilansir dari media Rusia, Izvestia.

Ia menambahkan bahwa para pemimpin Iran tidak perlu bersembunyi di tempat perlindungan, karena tempat mereka adalah di jalanan di antara rakyat.

Kementerian Luar Negeri Iran juga memastikan Mojtaba Khamenei baik-baik saja dan kemungkinan akan menyampaikan pernyataan publik dalam waktu dekat.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Esmail Bagai, mencatat bahwa pesan pertama Khamenei telah didengar, dan menyatakan harapan untuk pernyataan baru kepada publik segera.

Kepala Pentagon, Pete Hegseth, mengatakan pada tanggal 13 Maret bahwa Mojtaba Khamenei terluka parah.

Keesokan harinya, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Abbas Araqchi, membantah informasi ini dan mengatakan bahwa Mojtaba Khamenei sedang menjalankan tugasnya dan semuanya baik-baik saja.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

mustofa bisri

Achmad Mustofa Bisri

"Kerendahanmu tidak akan terangkat dengan merendahkan orang lain."
Load More >