Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (foto:Dok.IG@purbayayudhi_official)

Motor MBG Ternyata Ditolak Menkeu Tahun Lalu, tapi Tetap Dibeli, Hensa: Goreng Lele Aja belum Becus

8 April 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Pengadaan puluhan ribu motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditolak oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tahun lalu, namun tetap dibeli.
  • Menteri Keuangan berpendapat bahwa anggaran untuk MBG seharusnya diprioritaskan untuk pengadaan makanan, bukan untuk membeli motor atau komputer.
  • Pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 dan bertujuan untuk mendukung operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
  • Ustaz Hilmi Firdausi mempertanyakan pengadaan motor-motor listrik tersebut yang menelan anggaran besar dan meminta klarifikasi apakah Menteri Keuangan tidak dilibatkan dalam pengadaan tersebut.
  • Analis Komunikasi Politik Hendri Satrio menyentil pengadaan motor ini dengan mengatakan bahwa pemerintah belum berhasil dalam menggoreng lele, namun sudah membeli 21.801 motor listrik.
  • Pengadaan motor listrik tersebut menuai kritik dan perlu penjelasan lebih lanjut mengenai penggunaan anggaran dan prioritas program MBG.
  • Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut sudah masuk dalam anggaran 2025 dan merupakan bagian dari perencanaan untuk mendukung operasional program MBG.
atau

UPdates—Pengadaan puluhan ribu motor listrik untuk untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang viral ternyata ditolak tahun lalu.

You may also like : image (4)Prabowo Anugerahi Kepala BGN Tanda Kehormatan Bintang Jasa Utama

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pernah ada pengajuan pengadaan motor dan komputer untuk menunjang program MBG tahun lalu, namun ia tolak.

You might be interested : 01kfczrzd13gp5anq7kchd0485 (1)Efisiensi Anggaran, MBG akan Ikut Libur Saat Sekolah Libur

"Tahun lalu sempat kita nggak mau, kita tolak untuk beli komputer yang terlalu banyak dan beli motor, tapi sekarang saya belum tahu, saya akan lihat lagi seperti apa. Ini gosip ya? Saya cek lagi," kata Purbaya kepada awak media di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa kemarin sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Rabu, 8 April 2026.

Bagi Purbaya, anggaran untuk MBG seharusnya diprioritaskan untuk pengadaan makanan. Ia menyebut mitra MBG sudah meraup untung sehingga bisa menyisihkannya untuk membeli motor operasional sendiri.

"Bukan nggak boleh, kita nggak tahu programnya seperti apa, tapi kan harusnya utamanya untuk makanan. Kalau yang pebisnis kan udah untung cukup, mereka cicil dari sana harusnya, tapi saya akan coba cek lagi," jelas Purbaya.

Kepala BGN, Dadan Hindayana dalam keterangan tertulis kemarin menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang lalu.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan di Jakarta.

Menanggapi pernyataan Purbaya, Ustaz Hilmi Firdausi mempertanyakan pengadaan motor-motor listrik tersebut yang menurutnya menelan anggaran besar.

“Ini serius Menkeu tidak dilibatkan dalam pengadaan Motor MBG? Ini bukan dana sedikit loh,” tulisnya di X sebagaimana dipantau Keidenesia.tv.

Sementara itu, Analis Komunikasi Politik sekaligus founder dari Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia KedaiKOPI, Hendri Satrio menyentil dengan pedas pengadaan motor ini.

“Buset beli 21.801 Motor Listrik, ngegoreng Lele aja belum becus!” ujar Hensa, sapaan Hendri Satrio di X.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

russell

Bertrand Russell

"Perang tidak menentukan siapa yang benar, hanya siapa yang tersisa"
Load More >