
UPdates—Pengadaan puluhan ribu motor listrik untuk untuk operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang viral ternyata ditolak tahun lalu.
You may also like :
Keracunan Terus Berlanjut, Guru Ogah Jadi Tester, Kepala BGN Tegaskan Siswa Meninggal bukan karena MBG
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pernah ada pengajuan pengadaan motor dan komputer untuk menunjang program MBG tahun lalu, namun ia tolak.
You might be interested :
Keracunan Terus Berlanjut, Guru Ogah Jadi Tester, Kepala BGN Tegaskan Siswa Meninggal bukan karena MBG
"Tahun lalu sempat kita nggak mau, kita tolak untuk beli komputer yang terlalu banyak dan beli motor, tapi sekarang saya belum tahu, saya akan lihat lagi seperti apa. Ini gosip ya? Saya cek lagi," kata Purbaya kepada awak media di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa kemarin sebagaimana dilansir Keidenesia.tv, Rabu, 8 April 2026.
Bagi Purbaya, anggaran untuk MBG seharusnya diprioritaskan untuk pengadaan makanan. Ia menyebut mitra MBG sudah meraup untung sehingga bisa menyisihkannya untuk membeli motor operasional sendiri.
"Bukan nggak boleh, kita nggak tahu programnya seperti apa, tapi kan harusnya utamanya untuk makanan. Kalau yang pebisnis kan udah untung cukup, mereka cicil dari sana harusnya, tapi saya akan coba cek lagi," jelas Purbaya.
Kepala BGN, Dadan Hindayana dalam keterangan tertulis kemarin menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang lalu.
"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan di Jakarta.
Menanggapi pernyataan Purbaya, Ustaz Hilmi Firdausi mempertanyakan pengadaan motor-motor listrik tersebut yang menurutnya menelan anggaran besar.
“Ini serius Menkeu tidak dilibatkan dalam pengadaan Motor MBG? Ini bukan dana sedikit loh,” tulisnya di X sebagaimana dipantau Keidenesia.tv.
Sementara itu, Analis Komunikasi Politik sekaligus founder dari Lembaga Survei Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia KedaiKOPI, Hendri Satrio menyentil dengan pedas pengadaan motor ini.
“Buset beli 21.801 Motor Listrik, ngegoreng Lele aja belum becus!” ujar Hensa, sapaan Hendri Satrio di X.