
UPdates—Demonstrasi besar-besaran yang terjadi di Iran sudah berlangsung dua minggu. Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia yang berbasis di Amerika Serikat (AS) melaporkan, sedikitnya 538 orang tewas dalam aksi unjuk rasa.
You may also like :
Warganya Sembunyi Berjam-jam, Israel "Minta" Setop Tembakkan Rudal, Iran tak Mau sebelum Ngaku Menyesal
Selain itu, setidaknya 109 pasukan keamanan Iran juga dilaporkan terbunuh saat ribuan orang ditangkap.
You might be interested :
Sedih Pinjol Ilegal Bikin Warga Menjerit, DPR: Mohon Atensinya, Bu Menteri
Menanggapi demo berdarah itu, Anggota Komisi I DPR RI Oleh Soleh menegaskan bahwa keamanan dan keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) harus menjadi prioritas utama pemerintah Indonesia.
“Keselamatan WNI adalah prioritas utama. Pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri harus memastikan seluruh WNI dalam kondisi aman dan terlindungi,” ujar Oleh Soleh dalam keterangan di Jakarta, Senin, 12 Januari 2026 sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari website resmi DPR RI.
Bagi Soleh, eskalasi demonstrasi di Iran yang semakin memanas dan mencekam tidak boleh dianggap remeh, terutama bagi keselamatan WNI yang berada di wilayah rawan konflik.
Menurutnya Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) harus bergerak cepat melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Teheran dengan melakukan pemetaan lokasi WNI, memperkuat komunikasi darurat, serta menyiapkan langkah-langkah perlindungan maksimal.
“KBRI harus aktif memantau situasi dan memastikan tidak ada WNI yang berada di titik-titik demonstrasi. Kondisinya sangat berbahaya, jangan sampai ada korban dari warga kita,” ujarnya.
Legislator asal Jabar XII ini juga mendorong agar Kemenlu menyiapkan rencana kontinjensi, termasuk kemungkinan evakuasi apabila situasi keamanan terus memburuk. Ia menilai langkah antisipatif sangat penting untuk mencegah risiko yang tidak diinginkan.
“Jangan menunggu situasi semakin buruk. Negara harus hadir dan sigap melindungi warganya di luar negeri,” tegasnya.
Politikus dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan bahwa Komisi I DPR RI akan terus memantau perkembangan situasi di Iran dan mendorong koordinasi lintas kementerian demi memastikan keselamatan seluruh WNI.
Diketahui, aksi yang ditengarai karena inflasi pada mata uang Rial itu telah menyebar ke sebagian besar wilayah Iran selama dua minggu terakhir. Aksi kemudian dengan cepat berubah menjadi politis, dengan para pengunjuk rasa menuntut diakhirinya pemerintahan ulama.