
UPdates – Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalami erupsi pada Selasa, 2 Juni 2026 pagi.
You may also like :
Erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki, 10 Orang Meninggal Dunia
Dilaporkan terjadi dua kali letusan. Erupsi pertama pada pukul 05.20 Wita dengan semburan abu vulkanik setinggi 600 meter. Sementara erupsi kedua terjadi pada pukul 07.47 Wita dengan kolom abu lebih tebal setinggi 1.000 meter (1 km) di atas puncak yang condong ke arah barat daya dan barat.
You might be interested :
Tidak Ada Ancaman Tsunami bagi Jepang setelah Letusan Lewotobi di Flores
Menyusul peningkatan aktivitas tersebut, status Gunung Lewotobi Laki-laki ditetapkan pada Level III atau Status Siaga. Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.
"Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Lewotobi Laki-laki jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi terutama daerah Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng jaya, Boru, Nawakote," jelas Ketua Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Lewotobi Laki-laki, Herman Yosef Mboro dalam keterangan tertulisnya.
Herman juga mengingatkan agar masyarakat terdampak hujan abu untuk menggunakan masker agar terhindar dari bahaya abu vulkanik yang bisa berakibat terjadinya gangguan pada sistem pernapasan.
Gunung Lewotobi Laki-laki Merupakan gunung berapi kembar setinggi 1.584 mdpl. Di dekatnya terdapat gunung lain yakni Gunung Lewotobi Perempuan dengan ketinggian 1.703 mdpl.