Ahmed al Ahmed. (Foto: Getty Images)

Pahlawan Penembakan Pantai Bondi Tersandung Kasus KDRT

4 June 2026
Font +
Font -
Poin Penting Artikel
  • Ahmed al Ahmed, pahlawan yang merebut senjata dari pelaku penembakan di Pantai Bondi, Sydney, kini didakwa dengan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan penyerangan keluarganya.
  • Dia dituduh menyerang ayahnya pada bulan Maret dan menghadapi dakwaan penyerangan biasa, penguntitan, dan intimidasi.
  • Ahmed membantah semua tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa tuduhan itu sama sekali tidak benar.
  • Ia dijadwalkan hadir di Pengadilan Lokal Bankstown Sydney pada 29 Juni untuk menghadapi dakwaan tersebut.
  • Ahmed sebelumnya dipuji sebagai pahlawan setelah merebut senjata dari pelaku penembakan massal di sebuah acara Hanukkah, yang menewaskan 15 orang dan melukai puluhan lainnya.
  • Insiden penembakan massal di Pantai Bondi merupakan serangan paling mematikan di Australia sejak 1996 dan dikategorikan sebagai insiden teroris yang menargetkan komunitas Yahudi.
  • Penggalangan dana untuk mendukung Ahmed setelah insiden tersebut berhasil mengumpulkan lebih dari A$2,5 juta (Rp32,1 miliar).
atau

UPdates—Pahlawan dalam peristiwa penembakan di Pantai Bondi, Sydney, Australia akhir tahun lalu, Ahmed al Ahmed kini berurusan dengan pengadilan.

You may also like : pexels picjumbo com 55570 196655Mulai Hari Ini Australia Larang Anak di Bawah 16 Tahun Gunakan Media Sosial

Ahmed al Ahmed yang merebut senjata dari salah satu terduga pelaku penembakan mematikan itu didakwa dengan penyerangan keluarganya.

You might be interested : paris swnsKesal Pacar Beli Jersey Chelsea untuk Putranya, Fans MU Lakukan KDRT dan Berakhir di Pengadilan

Pria berusia 44 tahun itu dituduh telah menyerang ayahnya pada bulan Maret, menurut laporan media Australia. Dia telah didakwa dengan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), penyerangan biasa, serta penguntitan dan intimidasi.

Dia membantah tuduhan tersebut, mengatakan kepada penyiar ABC bahwa tuduhan itu sama sekali tidak benar.

Ahmed dijadwalkan hadir di Pengadilan Lokal Bankstown Sydney pada 29 Juni.

Rekaman dari tempat penembakan massal di sebuah acara untuk memperingati Hanukkah pada bulan Desember 2025 menunjukkan Ahmed merebut senjata dari salah satu terduga pelaku.

Ia kemudian dipuji sebagai pahlawan setelah aksi beraninya di acara komunitas Yahudi tersebut, di mana 15 orang tewas dan puluhan lainnya terluka.

Dalam kejadian tersebut, Ahmed ditembak beberapa kali dan kemudian dikunjungi oleh Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di rumah sakit, yang menyebutnya sebagai "yang terbaik dari negara kita".

Penggalangan dana untuk mendukungnya berhasil mengumpulkan lebih dari A$2,5 juta (Rp32,1 miliar).

Serangan Bondi adalah penembakan massal paling mematikan di Australia sejak 1996. Polisi menyatakan itu sebagai insiden teroris yang menargetkan komunitas Yahudi.

Font +
Font -