Paris Air Show melarang stan Israel memamerkan senjata ofensif pada penyelenggaraan tahun 2025 (Foto: Anadolu)

Paris Air Show Nyatakan tidak Ada Tempat bagi Perusahaan Pertahanan Israel

30 October 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Setelah pemerintah Prancis membatasi perusahaan pertahanan Israel—yang berencana untuk berpartisipasi dalam pameran pertahanan angkatan laut Euronaval di Paris minggu depan—untuk hanya menampilkan sistem pertahanan, muncul ancaman baru yang dapat menggagalkan partisipasi mereka dalam Paris Air Show musim panas mendatang.

You may also like : demo pemilu israel reutersWarga Israel Demo Minta Oposisi Bentuk Pemerintahan Yahudi-Arab dan Akhiri Kekuasaan Netanyahu

Perusahaan-perusahaan pertahanan Israel, termasuk pemain utama seperti Israel Aerospace Industries (IAI), Rafael, dan Elbit Systems, telah secara rutin berpartisipasi dalam Paris Air Show yang digelar dua tahun sekali ini selama beberapa dekade.

You might be interested : demo prancis 1Pendemo Rusuh akan Didenda Rp202 Juta, Senat Prancis Sudah Setuju

Namun, pihak penyelenggara telah menginformasikan kepada perusahaan-perusahaan tersebut bahwa tidak ada ruang pameran yang tersedia untuk paviliun mereka.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan sektor pertahanan Israel bahwa mereka mungkin akan sepenuhnya dikeluarkan dari ajang bergengsi tersebut.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Calcalist Tech, Jumat, 30 Oktober 2026, situs web resmi penyelenggara juga menyatakan bahwa seluruh ruang pameran yang tersedia telah terpesan. Sekitar 2.400 perusahaan dari kurang lebih 50 negara diperkirakan akan ambil bagian.

Para pejabat pertahanan Israel menanggapi penjelasan tersebut dengan skeptis; mereka mencurigai bahwa alasan kurangnya ruang hanyalah dalih untuk melakukan boikot politik terhadap perusahaan-perusahaan Israel oleh pemerintah Prancis.

Mereka melihat perkembangan terbaru ini sebagai eskalasi lebih lanjut, melampaui pembatasan yang sebelumnya diberlakukan terhadap peserta pameran asal Israel di Euronaval, di mana mereka hanya diizinkan untuk menampilkan sistem pertahanan.

Perselisihan ini menyusul kejadian pada Paris Air Show sebelumnya, di mana paviliun perusahaan-perusahaan Israel ditutup dengan panel kayu dan kain hitam.

Pihak penyelenggara menyatakan bahwa langkah tersebut diambil karena perusahaan-perusahaan itu menampilkan senjata ofensif.

Sejak pecahnya perang pada 7 Oktober, pemerintah Prancis telah mengambil langkah-langkah yang menghambat partisipasi perusahaan Israel dalam sejumlah pameran persenjataan besar di Paris, termasuk Paris Air Show di Le Bourget dan pameran pertahanan darat Eurosatory.

Perkembangan terbaru ini terjadi di tengah kritik yang semakin tajam dari pemerintah Prancis dan Presiden Emmanuel Macron terhadap Israel, terkait kampanye militer negara tersebut di Gaza.

Prancis, bersama dengan Inggris dan Kanada, juga memimpin upaya untuk menerapkan langkah-langkah ekonomi terhadap Israel.

Ketiga negara tersebut telah mengumumkan rencana untuk membatasi perdagangan dengan permukiman Israel sebagai bagian dari inisiatif yang lebih luas yang melibatkan 12 negara.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >