Ilustrasi cuaca ekstrem. (foto:wastecinternational)

Pemerintah akan Modifikasi Cuaca di Akhir Tahun

23 December 2025
Font +
Font -

UPdates—Pemerintah berusaha melakukan langkah antisipasi berupa modifikasi cuaca untuk menekan potensi hujan dengan intensitas tinggi yang tidak terkontrol selama masa libur akhir tahun 2025.

You may also like : kepala meteorologi klimatologi dan geofisika bmkg teuku faisal fathani dalam rapat koordinasi pusat dan daerah yang digelar se 1764565060568 169Kepala BMKG Lapor ke Presiden Prabowo: Indonesia Dikepung Tiga Siklon

Sekretariat Kabinet (Setkab) RI di Jakarta menyebut itu berdasarkan hasil pertemuan Seskab Teddy Indra Wijaya dan Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani di Kantor Sekretariat Kabinet.

You might be interested : shot of a young girl playing outside in the rainPrediksi Cuaca BMKG 6 Mei 2025: Hari Ini Makassar Hujan Siang-Sore

"Salah satu bahasannya adalah mengenai prakiraan curah hujan dan kondisi cuaca selama masa libur akhir tahun," demikian pernyataan resmi Setkab sebagaimana dilansir Keidenesia.tv pada Selasa, 23 Desember 2025.

BMKG dalam pertemuan itu menyampaikan hasil pemantauan terkini terkait potensi peningkatan curah hujan di sejumlah wilayah, sekaligus langkah-langkah antisipasi yang telah disiapkan guna meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi.

Selain itu, BMKG juga menaruh perhatian khusus pada wilayah Sumatera, terutama daerah-daerah yang sebelumnya terdampak bencana.

"BMKG menyiapkan langkah antisipasi, termasuk modifikasi cuaca untuk mencegah sebisa mungkin turun hujan tinggi yang tidak terkontrol di Sumatera, terutama daerah terdampak bencana," katanya.

Menjelang pergantian tahun, sebagian besar wilayah Indonesia memasuki periode puncak musim hujan. BMKG memprediksi adanya potensi cuaca ekstrem yang signifikan mulai 22 Desember 2025 hingga awal Januari 2026.

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Benjamin Franklin

"Perang tidak dibayar di masa perang, tagihannya datang kemudian."
Load More >