Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin dan Kapolsek Panakkukang Kompol Ema Ratna, di Balaikota, Kamis, 11 Desember 2025. (foto:Dok.PemkotMakassar)

Pemkot Makassar Gandeng Polsek Panakkukang Sikat Parkir Liar di Terowongan MP

12 December 2025
Font +
Font -

UPdates - Parkir liar yang semakin meresahkan di kawasan Terowongan Mall Panakkukang (MP) akhirnya mendapat perhatian serius Pemerintah Kota Makassar.

Aktivitas jukir ilegal yang kian semrawut dan memicu kemacetan panjang membuat Pemkot menggandeng Polsek Panakkukang untuk melakukan penindakan tegas di lapangan.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan penanganan persoalan parkir liar di wilayah Mall Panakkukang, harus menjadi prioritas bersama.

Hal itu ia sampikan saat menerima audiensi jajaran Polsek Kecamatan Panakkukang yang di pimpin oleh Kapolsek Panakkukang Kompol Ema Ratna, di Balaikota, Kamis, 11 Desember 2025.

Munafri menyampaikan kekacauan arus lalu lintas di kawasan Mall panakkukang, khususnya di area terowongan, jalan Adiyaksa, hingga kini belum tertangani secara tuntas.

Ia menyoroti keberadaan juru parkir liar yang kembali beraktivitas setelah petugas meninggalkan lokasi menjadi sumber utama masalah.

“Saya konsen satu hal di Kecamatan Panakkukang MP Boulevard dan sekitarnya, masalah parkir. PD parkir dan Dishub sudah turun ke lokasi, tapi begitu mereka pergi, jukir datang lagi. itu yang membuat kawasan itu tidak tertib,” tegasnya.

Ia menilai juru parkir liar tidak menunjukkan rasa takut, sehingga kondisi bahu jalan yang padat akan parkir liar kendaraan dan menimbulkan kemacetan terus berulang setiap hari.

Munafri juga menggaris bawahi persoalan sejumlah pegawai mall yang memilih parkir di area terlarang, termasuk di bawah terowongan, menjadi pemicu tambahan. Karena itu ia meminta pihak pengelola pusat perbelanjaan tersebut ikut mengambil tindakan konkret.

“Saya sudah sampaikan ke pihak Mal. Saya minta akses pintu dari terowongan di tutup saja, kalau tidak ada jalan masuk dari sana, tidak ada alasan orang parkir disitu,” katanya.

Selain itu, ia mengimbau keberadaan ojek online (ojol) yang menunggu penumpang atau orderan di bahu jalan hingga menambah kepadatan lalu lintas.

Ia berencana meminta pihak mall agar mereka dibuatkan jalur khusus agar aktivitas ojol dapat diarahkan ke dalam area mal atau wilayah khusus dan tidak mengganggu jalan umum.

“Saya berencana memanggil pemilik mal, panakkukang dan yang lainnya, untuk bicara soal ini. termasuk soal tarif khusus untuk pegawai sehingga tidak memilih parkir di luar,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Panakkukang, Kompol. Ema Ratna, menyampaikan komitmen kepolisian untuk menindaklanjuti keresahan Wali Kota.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan PD Parkir serta Dinas Perhubungan untuk memastikan kawasan terowongan tetap lancar dan bebas kemacetan.

“Kami akan berkoordinasi dengan semua pihak terkait, menjaga terowongan agar tetap lancar dan tidak macet,” ujarnya.

 

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Benjamin Franklin

"Perang tidak dibayar di masa perang, tagihannya datang kemudian."
Load More >