Ilustrasi pasukan Amerika (Foto: News.am)

Pentagon Akui 100 Tentara AS Terluka Digempur Iran 2 Minggu Terakhir

21 July 2026
Font +
Font -
[ai_summarizer]

UPdates—Departemen Pertahanan AS akhirnya mengakui bahwa sekitar 100 tentara mereka terluka digempur Iran dalam dua minggu terakhir.

You may also like : trump igTak Mau Lagi Negosiasi, Trump Bilang Sesuatu akan Segera Terjadi, IRGC Beri Tanggapan di Selat Hormuz

Laporan yang dilansir dari Daily Mail sebelumnya menyebut Pentagon merahasiakan jatuhnya banyak korban luka sebelum serangan Iran yang menewaskan tiga tentara AS di Yordania dan Irak.

You might be interested : captureIran Nyatakan Perang Skala Penuh, Puluhan Tentara AS Terluka Dirahasiakan Pentagon, Timur Tengah Tegang

Washington Post melaporkan pada 20 Juli 2026 waktu setempat bahwa Juru Bicara Pentagon, Sean Parnell, mengkonfirmasi di media sosial bahwa sekitar 100 tentara telah terluka sejak 7 Juli.

Menurutnya, sebagian besar tentara yang terluka menderita gegar otak ringan dan 96% telah kembali bertugas.

Sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Asia Today, Selasa, 21 Juli 2026, Parnell menyatakan bahwa angka korban terbaru akan dipublikasikan di basis data daring Departemen Pertahanan.

Menurut basis data tersebut, 14 anggota militer telah tewas dan 427 terluka sejak pecahnya perang pada 28 Februari. Ini adalah data lama yang belum diperbarui mengingat jumlah tentara AS yang tewas sejauh ini dilaporkan sudah 17 orang.

Dengan hampir 100 anggota militer AS terluka hanya dalam dua minggu terakhir, seperempat dari semua korban kumulatif sejak awal konflik terjadi hanya dalam dua minggu. Itu menunjukkan peningkatan tajam dalam serangan Iran.

Sejak awal bulan ini, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah melancarkan serangan terkonsentrasi terhadap aset militer AS, termasuk Pangkalan Udara Ali Al Salem dan Kamp Arifjan di Kuwait, serta Pelabuhan Mina Salman dan Pangkalan Udara Sakhir di Bahrain.

Departemen Pertahanan AS sudah mengkonfirmasi identitas dua dari tiga anggota militer AS yang tewas dalam serangan Iran pada 17 Juli di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania: Letnan Satu Tyler James Feehan, 25 tahun, dari Hawaii, dan Prajurit Isabella Gonzalez, 19 tahun, dari Texas. Identitas satu korban yang hilang belum diungkap.

Font +
Font -

Related UPdates

Icon IDfinance
Memuat data finansial...
Icon IDweather
Memuat data cuaca...

New Videos

Quote of the Day

capture

Mark Twain

"Rahasia untuk maju adalah memulai."
Load More >