
UPdates—Pihak berwenang Afrika Selatan menangkap seorang pria berusia 28 tahun yang mencoba menyelundupkan 150 kalajengking berbisa melalui bandara Cape Town.
You may also like :
3 Kartu Merah, Meksiko Puas Kalahkan Afrika Selatan di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Menurut polisi, pria itu menyembunyikan arachnida hidup tersebut di antara pakaiannya di dalam kopernya.
Penangkapannya menyusul operasi intelijen di mana petugas menyebarkan deskripsinya sebelum mencegatnya di bandara.
"Dia ditangkap berdasarkan Undang-Undang Alam dan Lingkungan, karena memiliki hewan liar," kata polisi dalam sebuah pernyataan, tanpa menyebutkan nama pria tersebut sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari CBS News, Senin, 15 Juni 2026.
Dia diperkirakan akan hadir di pengadilan pada hari Senin waktu setempat.
Polisi merilis gambar kalajengking tersebut, yang tampaknya dibungkus plastik satu per satu.
Penyelidik tidak mengungkapkan tujuan yang dituju penumpang tersebut.
Kalajengking-kalajengking tersebut telah diserahkan ke fasilitas satwa liar untuk diamankan, sementara para pejabat menilai nilai pasarnya.
Perdagangan satwa liar tetap menjadi ancaman utama di Afrika Selatan, salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar di dunia.
Agustus lalu, enam orang, termasuk seorang peternak badak terkenal, didakwa di Afrika Selatan terkait dengan jaringan perdagangan cula badak internasional.
Sindikat kejahatan menargetkan spesies ikonik seperti badak dan gajah. Selain itu, mereka juga memperdagangkan makhluk yang kurang dikenal termasuk trenggiling dan reptil yang menguntungkan di pasar gelap global.
Tahun lalu, seekor kalajengking menyengat seorang wanita di Bandara Logan di Boston saat ia mengambil bagasi di area pengambilan bagasi bea cukai di terminal internasional.