
UPdates—Produsen kondom terbesar di dunia, Karex Bhd Malaysia berencana menaikkan harga sebesar 20% hingga 30% dan mungkin lebih jika gangguan rantai pasokan yang terkait dengan perang Iran terus berlanjut.
You may also like :
Sudah Serang 5.000 Target di Iran, Trump Sebut Perang Segera Berakhir
CEO Goh Miah Kiat kepada Reuters mengatakan kenaikan biaya di seluruh input berbasis petrokimia, termasuk karet sintetis, nitril, dan bahan kemasan, memaksa perusahaan untuk menaikkan harga kepada pelanggan.
“Kami tidak punya pilihan selain membebankan biaya tersebut saat ini,” katanya sebagaimana dilansir Keidenesia.tv dari Iran International, Rabu, 22 April 2026.
Karex juga melihat peningkatan permintaan sekitar 30% tahun ini karena penundaan pengiriman dan biaya pengiriman yang lebih tinggi menyebabkan pelanggan memiliki stok yang lebih rendah.
Perusahaan tersebut juga mengungkap bahwa pengiriman ke Eropa dan Amerika Serikat kini membutuhkan waktu hampir dua bulan untuk sampai, dibandingkan dengan sekitar satu bulan sebelumnya.
Selama ini, Karex Bhd Malaysia memproduksi lebih dari 5 miliar kondom setiap tahun dan memasok merek-merek besar termasuk Durex dan Trojan, serta sistem kesehatan masyarakat seperti NHS Inggris dan program bantuan yang didukung PBB.
Karex mengatakan bahwa mereka memiliki persediaan yang cukup untuk beberapa bulan mendatang dan berupaya meningkatkan produksi, tetapi memperingatkan bahwa gangguan yang terus berlanjut terhadap aliran energi dan petrokimia dari Timur Tengah memperketat rantai pasokan global.
Perang Iran terjadi setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Teheran pada 28 Februari 2026 lalu. Perang tersebut memicu krisis energi di seluruh dunia setelah penutupan Selat Hormuz.