Ilustrasi peringatan dini waspada banjir dan tanah longsor. (foto:AI Generated)

Peringatan Dini BMKG Hari Ini: Maros, Pangkep, Gowa, Makassar, Lutim, Lutra dan Torut Waspada Banjir dan Longsor

7 January 2026
Font +
Font -

UPdates - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar merilis prakiraan cuaca di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan sekitarnya untuk hari ini, Rabu, 7 Januari 2026.

You may also like : unnamed (12)Peringatan Dini BMKG, 31 Januari: Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat, Petir dan Angin Kencang di Wilayah Wajo dan Sidrap

Khusus hari ini, BMKG Wilayah IV Makassar merilis peringatan dini berupa waspada potensi risiko banjir dan tanah longsor di wilayah Maros, Pangkep, Gowa, Makassar, Luwu Timur (Lutim), Luwu Utara (Lutra) dan Toraja Utara (Torut).

You might be interested : rice fields landscape in sulawesiPrediksi Cuaca Sulsel 25 April 2025, Hujan Sedang di Toraja Utara dan Tana Toraja Siang-Sore

Berikut prakiraan cuaca untuk wilayah Sulawesi Selatan dan sekitarnya, Rabu, 7 Januari 2026:

Pagi Hari: Berpotensi Hujan Ringan di wilayah Sulawesi Selatan, kecuali Berawan di wilayah Enrekang, Luwu Timur, Luwu Utara, Palopo, Parepare, Pinrang, Sidrap, Tana Toraja, Toraja Utara, dan Wajo.

Siang/Sore Hari: Berpotensi Hujan Ringan - Sedang di wilayah Sulawesi Selatan.

Malam Hari: Berpotensi Hujan Ringan di wilayah Sulawesi Selatan. Kecuali Berawan di wilayah Bone, Bulukumba, Parepare, Sinjai, dan Soppeng.

Dini Hari: Berawan. Berpotensi Hujan Ringan di wilayah Barru, Gowa, Jeneponto, Kep.Selayar, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar.

Suhu Udara:  18 – 33 °C.

Kelembapan Udara: 75 – 100 %.

Angin: Barat Daya – Utara / 8 – 40 km/jam.

Peringatan Dini: Waspada potensi risiko banjir dan tanah longsor di wilayah Maros, Pangkep, Gowa, Makassar, Luwu Timur, Luwu Utara dan Toraja Utara.

Prakirawan BMKG Makassar

Dibuat: 06 Januari 2026, 14.00 WITA

http://www.bmkg.go.id

Font +
Font -

New Videos

Related UPdates

Popular

Quote of the Day

capture

Benjamin Franklin

"Perang tidak dibayar di masa perang, tagihannya datang kemudian."
Load More >