
UPdates - Pelatih Mesir, Hossam Hassan, bersumpah tidak akan menonton satu menit pun lagi Piala Dunia setelah merasa timnya "mengalami ketidakadilan" saat melawan Argentina.
You may also like :
Piala Afrika 2025: Mohamed Salah dan Osimhen Pimpin Mesir dan Nigeria Lolos 8 Besar
Disadur Keidenesia.TV dari The Guardian, Rabu, 8 Juli 2026, Hossam Hassan menuding FIFA ingin mempertahankan juara bertahan di kompetisi dengan segala cara.
You might be interested :
Hattrick di Laga Pertama Argentina, Messi Langsung Jadi Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
“Ini semua tentang uang. Mereka ingin Messi tetap di turnamen,” kata Hassan.
“Dalam sepak bola, banyak hal terjadi di luar lapangan karena kepentingan. Apa yang terjadi tidak adil. Mesir pantas lolos. Kami adalah tim yang lebih baik.”
Hossam Hassan juga geram dengan wasit asal Prancis, François Letexier. Hassan mengungkapkan bahwa mereka sebenarnya telah keberatan dengan pemilihan Letexier sebelum pertandingan.
Hassan menambahkan: “Mengapa tidak ada keadilan dalam olahraga? Saya tidak ingin mencoba mengungkapkannya dengan kata-kata yang indah. Kami telah diperlakukan tidak adil hari ini. Kami telah menderita ketidakadilan. Ini adalah cara saya untuk berbicara dan membela diri. Saya tidak akan menonton pertandingan lain di turnamen ini.”
Sebelumnya, Argentina meraih tiket ke babak 8 besar Piala Dunia 2026 usai menang atas Mesir dengan skor 3-2 pada Rabu, 8 Juli 2026 dini hari.
Bermain di Atlanta Stadium, Argentina sempat tertinggal 0-2 setelah dijebol Yasser Ibrahim di menit ke-15 dan Mostafa Zico pada menit 67.
Namun, sang juara bertahan bangkit dan membalikkan keadaan. Gol Cristian Romero di menit 79 dan Lionel Messi pada menit 83 menyamakan kedudukan.
Gelandang Chelsea, Enzo Fernández kemudian memastikan kemenangan La Albiceleste dengan golnya di menit 90+2.
Di babak 8 besar, Argentina akan berhadapan dengan Swiss pada Minggu, 12 Juli mendatang.