
UPdates - Tim gabungan Bareskrim Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direkorat Jenderal Beacukai berhasil membongkar keberadaan clandestine lab atau laboratorium rahasia narkoba terbesar di Indonesia yang berlokasi Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu, 21 Oktober 2026.
You may also like :
Hati-Hati! BMKG Umumkan Status Siaga Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumut
Terbongkarnya laboratorium narkoba yang menyulap dua ruko menjadi pabrik sabu tersebut, dilakukan setelah aparat mendeteksi pergerakan jaringan narkoba asal China sejak Februari 2026 lalu.
You might be interested :
Kapolri Ungkap Penyelundupan 1,16 Ton Ketamin Gunakan Kapal Tanker Senilai Rp3,48 Triliun
"Pada bulan Februari 2026, jaringan narkotika asal Tiongkok terdeteksi. Mereka mengangkut ratusan kilogram metamfetamin cair atau liquid methamphetamine dari Myanmar utara melintas ke Laos dan Thailand sebelum tiba di tujuan akhir, yaitu Banda Aceh pada 18 Mei 2026," jelas Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat menyampaikan keterangan pers di Pidie, Jumat, 23 Oktober 2026.
Kapolri mengungkapkan bahwa dari hasil penggeledahan, tim menemukan 20 drum sabu cair dan sekitar 500 gram sabu kristal. Total barang bukti yang berhasil diamankan mencapai 1,2 ton.
Kapolri menambahkan bahwa dua warga China berinisial LJ (45) dan XM (42) ditangkap dalam penggerebekan tersebut.
Keduanya jelas Kapolri bertindak selaku koki utama atau ahli kimia yang didatangkan khusus dari China sebagai peracik utama sabu.
Kapolri menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah memburu pengendali utama barang haram tersebut. Pihaknya akan berkoordinasi dengan China untuk mencari keberadaan pengendali utama.
"Tim saat ini masih memburu para daftar pencarian orang meliputi pengatur lapangan berinisial Z, ES, J, BR, SS serta berkoordinasi dengan NC City Tiongkok untuk menangkap pengendali utama, yaitu LS," paparnya.
Laboratorium narkoba di Pidie ini diduga masuk dalam jaringan narkoba internasional yang melibatkan sindikat asal China, Malaysia, dan Indonesia.
Selain penggerebekan di Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, tim gabungan juga melakukan penggerebekan di beberapa titik lain di wilayah Bireuen, Aceh Utara, dan Lhokseumawe.